Pages

Ads 468x60px

Labels

Tuesday, 28 August 2018

Rute ke Kabupaten Gresik dari Surabaya

Bulan ini aku mendadak mesti ke daerah Gresik dalam rangka "ngelayat" seorang sahabat yang dimakamkan di daerah tersebut (kampung halaman beliau). Belum pernah sama sekali pergi ke daerah ini, paling jauh kalau ke jawa yah ke Babat & Surabaya. Karena saudara-saudara ku tinggal di sana. Maka dari itu aku memutuskan untuk pergi ke salah satu tempat saudara ku dulu untuk selanjutnya mencari rute kendaraan umum ke dari tempat saudara ku ke Kab. Gresik. Akhirnya aku pilih ke surabaya sebagai patokan untuk berangkat ke Kab. Gresik. Dari jakarta tanggal 23 Agustus menggunakan kereta api & sampai surabaya esok dini harinya, rute yang direncanakan adalah menggunakan angkot berkode BP yang biasa lewat di depan stasiun pasar turi. Trayek angkot ini akan mencakup sampai pasar Balung Panggang (Kab. Gresik), dimana letaknya hanya 1.3 km-an dari alamat rumah yang aku tuju.
Meskipun Alhamdulillahnya, tanpa diketahui keluarga almarhumah sahabat ku ini sudah menjembut dengan mobil di stasiun pasar turi-tujuan kereta ku dari jakarta. Jadi saat jam 3.04 WIB, aku tidak jadi nginep di rumah saudara dulu seperti yang sebelumnya sudah direncanakan. Perjalanan ke Kab. Grsik dari Surabaya ke Kab. Gresik hanya sekitar 1 jam-an lebih, tiba di sana pas azan subuh.
Karena Alhamdulillah kursi bisnis di kereta api cukup nyaman sehingga tidur malam berkualitas pun terpenuhi. Pagi harinya aku tidak kengantukan untuk langsung melakukan aktifitas. Hari itu terjalani berkualitas sesuai rencana. Matahari di sana cepat meninggi & cukup terik dengan pantulan cahaya yang kemuning di udara bebas dari polusi asap knalpot.
Gambar: Dalam komplek di desa klotok, Kab. Gresik
Sebenarnya hari itu mau langsung pulang ke surabaya. Karena paman & bibi sudah menunggu di surabaya. Namun keluarga almarhumah sahabatku minta aku nginap di rumah mereka supaya bisa ada waktu untuk bertukar cerita & tidak terlalu kecape'an. Aku pun merasakan suasana malam di desa klotok tersebut yang rumah-rumahnya rapih & cantik. Dan debu-debunya sangat ringan untuk terbang karena karakter tanahnya yang bukan jenis tanah kuning seperti di kebanyakan tempat yang pernah aku datangi.
Esok harinya jam 8-nan usai sarapan, aku pun sudah ready untuk ke pasar tempat angkot BP ngetem untuk berangkat ke Kota Surabaya. Sekitar jam 11-an baru tiba di kota surabaya tepat di depan stasiun pasar turi dengan ongkos angkot hanya Rp 12,000;. Alhamdulillah di surabaya ada banyak kendaraan online jadi simple dengan order Go-jek dari situ aku lanjut menuju ke alamat rumah paman di daerah kanjeran, surabaya. Cuma beberapa menit sudah sampai di tujuan & bersilaturahim dengan paman sekeluarga, sudah lama tidak ke sini lagi. Masih sempat makan siang, ngobrol-ngobrol, shalat duhur di tempat paman, jalan-jalan, makan baso di luar seperti biasanya, balik shalat ashar di tempat paman, lalu berangkat ke statsiun pasar turi untuk jadwal keberangkatan kereta jam 17.45 WIB. 
Di stasiun masih sempat shalat magrib di mushalanya & begitu pun di dalam kereta bisa tetap shalat normal tanpa di jamak dengan magrib karena ada tempat shalat khusus di dalam gerbong kereta. Tempat shalat dalam gerbong kereta hanya memuat satu orang. Kondisinya bersih bahkan sudah disediakan sajadahnya. Setiap kereta ada fasilitas shalat ini, biasanya terletak di Gerbong Pantry (Kantin). Kita cuma perlu ngantri untuk shalat di situ. Namun karena keliatannya masih banyak yang mungkin tidak tau fasilitas tempat shalat di gerbong kereta ini maka antriannya tidak banyak. Bahkan beberapa pengalaman, tidak perlu mengantri lagi. Fasilitas ini membuat perjalanan lebih nyaman, jadi kamu tidak perlu shalat sambil duduk di kereta-apalagi kalau sampai kamu yang duduk bukan mahram. Selain itu dengan adanya ruangan shalat di gerbong kereta tersebut, membuat kamu bisa melakukan gerakan shalat dengan normal (berdiri, rukuk, sujud, dst.). Wudhu bisa kamu ambil di toilet kereta (yang saat ini cukup bersih), atau bisa juga menjaga wudhu dari stasiun/rumah, atau jika terpaksa bisa juga tayamum di dalam kereta. Inti nya tidak ada excuse untuk tidak shalat yah guys. Atau bahkan jika kesemua di atas itu menyulitkan mu, masih ada kemudahan lain dalam islam yaitu dengan menjamak 2 shalat dalam 1 waktu. 
Aku merasa kasian dengan orang-orang muslim yang on the name of holiday, hobby, on trip, atau alasan lain-nya lalu meninggalkan shalat wajib. Tidak kah diingat bahwa shalat wajib adalah wajib. Saat buku amalan tertutup, excuse apa yang akan mereka jelaskan kepada Tuham sang pemilik segalanya?. Coba mindsetnya bukan kita diperlukan untuk shalat 5 waktu, tapi yang sebenarnya kita yang BUTUH shalat 5 waktu. Bukan hanyak perut yang diberi supan, tapi juga ruh kita diberi asupan. Dan yang luar biasanya shalat 5 waktu adalah asupan wajib yang di-BUTUH kan diri kita bukan hanya perihal "INGIN". Jadi tidak ada alasan untuk mengabaikan menu wajib shalat 5 waktu yah guys. Menu tambahan-nya bisa dengan banyak jenis, ada shalat dhuha, ngaji, shalat malam, sodakoh, silaturahim, senyum, dll. Tapi perlu diingat seberapa banyak pun menu tambahan itu, tidak akan menggugurkan menu wajib. Sekali ditinggalkan shalat wajib, maka seberapa banyaknya pun shalat sunnah mu itu tidak akan menggantikannya (Wallahu'alam bishawwab). Shalat 5 waktu is Mutlak Wajib. 

Friday, 10 August 2018

Fun Bike of 44th JGC Indonesia Anniversary

Dalam rangka ulang tahun perusahaan tempat aku bekerja (PT. JGC Indonesia atau biasa disingkat JIND), salah satu dari rangkaian perayaan nya adalah akan diadakan acara Fun Bike pada tanggal 01 September 2018. Seperti tahun-tahun sebelumnya rute bersepeda di mulai dari kantor PT. JGC Indonesia kemudian mengikuti rute sekitar kantor di jakarta selatan. Rute di kelompokan menjadi 2 yaitu,

Rute 1 : Untuk peserta pemula, jarak tempuh sekitar 6 km
Rute 2 : Untuk peserta yang sudah biasa bersepeda, jarak tempuh sekitar 10 km

Masing masing rute akan di kawal oleh panitia kegiatan tersebut. Panitia pelaksana kegiatan ini adalah anggota komunitas sepeda gunung di kantor yang bernama J-Bike. Selain peserta membawa sepedanya masing-masing, difasilitasi pula peminjaman sepeda untuk digunakan saat kegiatan berlangsung. Panitia bekerja sama dengan vendor sepeda yang menyediakan 40 unit sepeda untuk di sewakan. 
Kegiatan ini hanya diperuntukan bagi karyawan PT. JGC Indonesia dan terbuka pula untuk keluarga besar dari setiap karyawan-karyawan di PT. JGC Indonesia. Pendaftaran kegiatan ini sudah dimulai, dan akan ditutup pada tanggal 13 Agustus 2018.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan charity social untuk menambahkan makna dari keseruan acara bersepeda. Dimana panitia akan membuka kesempatan bagi peserta fun bike yang ingin berpartisipasi untuk memberikan donasi bagi panti asuhan.

Gambar: Poster Fun Bike 2018



Sumber Gambar:
Electronic publication of 44th JIND Anniversary

Monday, 6 August 2018

EECP (Enhanced External Counter Pulsation)

Selasa pagi ini, aku mengnjungi sebuah klinik untuk medical check up dari kantor dalam rangka tes kesehatan sebelum assigment yang biasa dilakukan kantor. Sambil menunggu giliran rombongan teman-teman sekantor yang juga sedang jadwal test, aku melihat-lihat beberapa brosur di atas meja admin resepsionis klik tersebut. Ada satu brosur yang menarik perhatian ku, judul besarnya "Mengurangi Resiko Gagal Jantung/Koroner, Gagal Ginjal, Stroke, Hipertensi, Diabetes, Impotensi". 
Jadi klinik ini memiliki sebuah terapi dengan pengunaan alat yang disebut EECP, dimana EECP itu singkatan dari Enhanced External Counter Pulsation. Fungsi dari alat ini adalah pada intinya adalah untuk memperbaiki sirkulasi pembuluh darah. Karena kebetulan orang tua aku pernah di-diagnosis bermasalah di aliran pembuluh darahnya maka aku pun penasaran dan menggali informasi dari resepsionis yang sedang berjaga di meja tersebut. Berikut ini adalah rangkuman dari semua informasi yang aku dapatkan.
  1. EECP adalah sebuah terapi menggunakan alat yang akan ditempelkan pada tangan, kaki, dan pinggan pasien.
  2. Alat tersebut akan bergetar di area yang dipasang pada pasien.
  3. Tahapan terapi ada 35 kali yang dilakukan di dalam sekian hari yang ditentukan (atas kesepakatan pasien & klinik)
  4. Sirkulasi darah akan dilancarkan namun tidak 100%. Karena untuk mengembalikan ke kondisi semula meski didukung dengan pola makan sehat pasien yang bersangkutan.
  5. EECP aman, tanpa rasa sakit, tanpa operasi, & tidak perlu rawat inap.
  6. Biaya EECP untuk seluruh tahap adalah sekitar Rp 25-30 juta, plus biaya administrasi sekitar Rp 100 ribu. 
  7. Fungsinya adalah untuk memperbaiki aliran pada pembuluh darah, sirkulasi kelenjar tiroid, memperbaiki aliran pada pembuluh darahkaki yang menyempit atau tersumbat, memperbaiki aliran darah ke ginjal, meningkatkan aliran kolateral, meningkatkan aliran darah dan oksigen, meningkatkan kekuatan otot jantung, meningkatkan pompa jantung, meningkatkan stamina, & energi. Dimana fungsi-fungsi ini akan berkaitan pula pada penurunan resiko gagal jantung/koroner, gagal ginjal, stroke, hipertensi, diabetes, & impotensi. 
Klinik yang aku datangi ini kebetulan adalah AIC Medical Clinic di Kuningan City Mall # 1B-C-D, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Jakarta Selatan - 12940, Telp: (021) 30051 802, IG @AIC_id. Sepertinya pelayanan terapi dengan teknologi EECP ini juga sudah tersedia di klinik-klink lainnya di jakarta. 

Friday, 3 August 2018

Dana Darurat

Apa itu dana darurat?
Dalam manajemen keuangan keluarga atau pribadi, dana darurat adalah salah satu variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebelumnya, izinkan saya memberikan definisi dana darurat.
Dana darurat adalah dana yang disisihkan dari pendapatan senilai 3 kali gaji seseorang atau kepala keluarga untuk dikeluarkan hanya dalam keadaan darurat & tidak ada lagi dana lain yang tersisa selain dana darurat. Sesuatu dikatakan darurat adalah dengan 2 parameter, yakni:
  1. Keselamatan
  2. Kebutuhan Pokok
Dana darurat terutama sangat berperan jika seseorang atau kepala keluarga berhenti bekerja atau tidak ada pemasukan (income). Dana darurat tidak harus di simpan secara sekaligus dalam jumlah sesuai kebutuhan. Akan tetapi kita bisa menyicilnya dari pendapatan bulanan sampai dana darurat itu terkumpul. Dan ingat, dana darurat adalah "dana beku" sehingga keberadaannya tidak boleh dianggap ada kecuali dalam keadaan darurat yang parameternya telah saya sebutkan di atas. 
Banyak orang tidak bisa membedakan keinganan, kebutuhan biasa, kebutuhan utama, kebutuhan penting, dan kebutuhan darurat sehingga sering kali salah dalam pengaturan keuangannya. Kebutuhan darurat ada pada level yang paling atas. Maka dari itu bisa dibilang sangat kecil kemungkinan akan digunakan pada seseorang dengan keuangan yang sehat. Dan jika pun akan digunakan itu hanya dalam keadaan yang sangat urgent.
Lalu bagaimana caranya agar kita bisa konsisten untuk menyisihkan dan menyimpan dana ini?. Jawabanya adalah buatlah post khusus.  Post di sini maksudnya bukan kantor pos yah. Tapi tempat kita menyimpan uang, bisa di nomor rekening khusus atau bisa juga secara konvensional di amplop atau kotak uang jika kita mau menyimpannya dalam bentuk cash. 
Dana darurat adalah varibel keuangan yang mesti kamu isi terlebih dahulu sebelum lanjut ke variable investasi. Makadari itu jika pun saat ini post dana darurat mu masih Rp 0. Maka mulailah dari hari ini sesuai kapasitas masing-masing. Misal penghasilan kamu Rp 6 juta/bulan, dan kamu tidak berkeberatan menyisihkan 10% dari gaji kamu perbulan untuk menabung dana darurat maka lakukanlah itu secara konsisten. Sampai angka dana darurat sebesar Rp 18 juta bisa kamu dapatkan. Kenapa dana darurat meski dalam bentu uang/ deposit bukan emas atau bentuk lainnya. Hal ini karena dana darurat adalah dana yang meskinya sangat cair (sangat mudah untuk dicairkan ke rupiah). Untuk kebutuhan yang darurat tentu menunggu 3 hari pun sangat lama bukan?. Itulah mengapa dana darurat meski dalam bentuk yang sangat cair (uang/deposit). 
Setelah varabel dana darurat terlaksanakan barulah kamu bisa mengatur variabel keuangan yang lainnya sesuai dengan kebutuhan. Selamat berusaha dan menabung.


Reference : - Presentasi Manajemen Keuangan by Bu Gita (Konsultan Keuangan)
                   - Konten Manajemen Keuangan di Youtube dari beberapa praktisi 

Monday, 30 July 2018

Ide Cara Mendapatkan Nomor Urut Haji yang Singkat/Cepat

Haji adalah ibadah umat islam yang mulia, satu diantara rukun islam. Kalimat "Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu" membuat beberapa versi pengertian. Ada yang meyakini itu berarti "hanya orang mapan yang bisa berhaji". Ada juga yang meyakini itu berarti "berhaji untuk orang yang sudah bisa memenuhi kebutuhan pokoknya & orang-orang mapan saja". Atau juga sedikit orang yang meyakini bahwa itu berarti "berhaji untuk semua orang yang berniat & berikhtiar tanpa peduli status kekayaan-nya saat ini".

Namun keyakinan saya lebih cenderung sama seperti versi sedikit orang tersebut, bahwa berhaji adalah untuk semua orang yang berniat & berikhtiar tanpa peduli status kekayaan-nya saat ini. Dan memang sudah banyak fakta bahwa orang-orang yang dipanggil Allah berhaji itu berasal dari berbagai kalangan, dari petani, pengusaha, pejabat, siapa pun dengan berbagai latar bekalang ekonomi datang ke sana. Ada orang-orang yang faktanya punya pengahasilan puluhan juta per bulan tapi untuk menyisihkan biaya daftar hajiRp 25 juta per orang atau Rp 50 juta dengan pasangan dalam setahun saja tidak pernah bisa. Bisa dibilang angka tersebut kecil ketimbang pendapatannya. Tapi tetap saja tidak sadar, hanya cinta duniawi buat beli aset ini itu, hambur-hambur uang sampai tiba di usia tuanya barulah "tersadar" untuk bergegas daftar. Syukur-syukur jika rezeki masih sebanyak masa muda, lalu bagaimana jika sebaliknya. 

Tapi memang benar bahwa hati itu adalah suatu yang paling penting. Jadi jika pun banyak kemudahan didepan mata namun jika hatinya tidak terketuk maka orang tersebut tidak akan ada "gerak" untuk melakukan nya. Dan kabar tidak menyenangkannya adalah saat ini antrian haji sudah semakin panjang. Di pulau jawa, masa tunggunya bisa sampai bertahun-tahun (lama). Semakin segera mendaftar haji, maka semakin segera pula InsyaAllah kita bisa memenuhi panggilan haji tersebut. Jika yang punya rezekin lebih bisa daftar Haji ONH Plus. Namun setahu saya, tetap juga ada masa tunggunya sekitar 7 tahun dan biayanya pun berkali lipat lebih mahal. 

Saya ada ide untuk orang-orang yang mau sesegera mungkin bisa berhaji tapi tidak cukup budget untuk ONH Plus, atau tidak bisa menunggu even cuman 7 tahun dengan fasilitas ONH Plus karena kondisi kesehatan yang sudah menurun. Berikut ini ada 2 solusi ide dari saya,
  1. Daftar haji ke kemenag di daerah yang islamnya minoritas, seperti Papua Barat & Nusa Tenggara Timur.
  2. Bekerja lah di luar negeri dan daftarlah haji dari sana, contoh daftar haji dari negara arab atau jepang.

Untuk point nomor satu, ini sesuai dengan pengalaman kakak sepupu saya. Jadi kakak sepupu saya itu sudah berkeluarga dan menetap di Bintaro, Tangerang. Saat dia dapat rezeki uang terkumpul Rp 50 juta, sesuai dengan niatanya maka ia langsung prioritaskan untuk daftar haji dirinya & istrinya. Padahal saat ini usia mereka masih tergolong muda, yakni usia di awal berkepala tiga. Namun mengingat antrian di bintaro atau pun pulau jawa cukup lama, ia pun memutuskan untuk memindahkan ktp-nya dan istri-nya untuk sementara waktu ke NTT (tempat kelahiran & juga hometown-nya). Al hasil saat ini kepengurusan hajinya Alhamdulillah sudah beres yaitu terdaftar di kemenag Lowoleba (NTT) dengan masa tunggu hanya 4 tahun. Meskipun terdaftarnya di NTT, mereka tidak perlu pindah ke NTT. Jadi pentransferan alamat e-ktp hanya formalitas untuk daftar di kemenag setempat. Cuma butuh 2 harian setelah proses pendaftaran selesai, mereka pun kembail ke Tangerang untuk beraktifitas secara normal. Karena kakak sepupu ku memang bekerja di jakarta selatan, istrinya pun mesti mengurusi dua anak-anaknya yang masih kecil. Lalu setelah 6 bulan kalau pun mereka mau mentransfer kembali e-ktp nya menjadi warga bintaro tidak masalah, sepanjang nomor urut haji mereka sudah keluar. InsyaAllah dalam usia berkepala 3, kakak sepupu ku dan istrinya akan bisa menunaikan ibadah haji dengan stamina maksimal (Amin ya Rabbal Alamin).

Dan untuk point nomor 2, syaratnya meski sedang bekerja di luar negeri (LN) atau mungkin study di luar negeri. Karena saat di LN, pemerintah negara setempat akan mengeluarkan kartu tanda penduduk sementara. Dan dengan kartu tanda penduduk sementara tersebut, kamu bisa daftarkan haji melalui rombongan negara tersebut. Contohnya di negara jepang, kuota yang tersedia di sana sangat lowong. Selang sebulan daftar sebelum musin haji pun, kamu tetap bisa terdaftar untuk musim haji saat itu juga. Dan biaya pendaftarannya pun tidak terlalu mahal, yakni Rp 50 juta per orang (jauh lebih murah  & lebih cepat dari ONH Plus di Indonesia). Mungkin tantangannya adalah bagaimana caranya agar bisa bekerja di luar negeri atau dapat tugas/assignment dari perusahaan asal di Indonesia ke negara-negara tertentu. Kalau di perusahaan ku karena kebetulan multinational company dengan headquarter di jepang sehingga possibility atau kemungkinan untuk berkeliling ke negara lain itu cukup besar. Dan dengan kesempatan itu, salah satu rekan (senior buyer) Alhamdulillah bisa menunaikan haji di saat masa assignment di Jepang (tempat perusahaan headquarter). 

Kembali lagi bahwa yang paling utama adalah niat dari hati yang tulus. Agar di saat kesempatan itu datang, apa yang akan dieksekusi seseorang adalah untuk "memprioritaskan" dalam memenuhi panggilan Allah berhaji. Kisah kakak sepupu ku dan rekan kerja ku ini, aku yakin adalah jawaban dari niat tulus mereka. Seperti kakak sepupu-ku & istrinya juga tidak menyangka bahwa mereka akan di-izinkan memenuhi panggilan berhaji dengan semulus itu. Mereka terakhir kali bahkan tidak mempunyai uang yang cukup. Kalau tidak ada niat, mungkin saja saat uang itu ada malah digunakan untuk membeli mobil baru, jalan-jalan keluar negeri, atau untuk tabungan pendidikan anak-anak mereka yang masih kecil-kecil. Karena sudah ada prioritas dan kesungguhan niat maka dengan segera mereka mendaftar haji.

Jika sudah ada dana di tangan, mari bersegeralah mendaftar haji. Kalau pun belum, segeralah meniatkan-nya & buka tabungan/pos haji. Semoga kita semua yang belum berhaji dapat dipanggil oleh Allah ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Dan menjadi haji yang mabrur yang diridhoi Allah SWT. 

Wednesday, 25 July 2018

Generasi TIK-TOK (Anak Zaman Now)

Di era milenial smartphone bukan hanya digunakan sehari-hari oleh orang-orang dewasa atau pun remaja, tetapi juga anak-anak kecil di bawah lima tahun. Orang tua zaman sekarang sepertinya tidak bisa menahan diri sehingga mau tidak mau menyerahkan kendali smartphone ke anak-anak nya yang masih kecil-kecil karena satu dan lain hal. 
Sebenarnya tidak menjadi semunya negatif memeberikan pengenalan dini anak pada teknologi yang satu ini. Tapi juga perlu disadari bahwa mereka pun memberikan anaknya terkena resiko dari dampak negatif teknologi tersebut. Ya ada pros & con, suatu yang meski disikapi dengan bijak. Pada banyak kasus, anak yang sudah kecanduan dengan gadget lalu orang tua tidak bisa lagi mengendalikan waktu bermain anak-anak nya dengan gadget inilah yang akan menjadi bumerang. Waktu istirahat anak-anak akan terganggu bahkan sampai behavior kehidupan lingkungan sosial mereka pun akan terganggu. 
Lalu apa yang meski dilakukan?. Tentu ini hal yang sulit, tidak semudah mengtikan tulisan ini. Tapi apapun yang sudah terjadi akibat dampak negatif dari smartphone meski segera ditangani oleh orang tua. Baik dalam bentuk penegasan waktu bermain, pendampingan, sampai pada pemberian sanksi jika melanggaran ketentuan anak-anak dalam bermain gedget. Dan prosesnya memang tidak mudah dan butuh durasi untuk akhirnya anak dapat beradaptasi dengan pola hidup yang diperbarui (tanpa lagi setiap waktu bermain dengan gedget). Selain arahan, langkah terbaik dengan memberikan contoh. Sikap orang tua akan menjadi cermin bagi anak-anak nya. Jika orang tua nya sering tidak memperhatikan anak-anak karena gedgetnya. Maka sangat reasonable sekali jika anak-anaknya pun menjadi kecanduan smartphone. Orang tua meski membuat batasan untuk dirinya sendiri, kapan boleh menggunakan handphone/smartphone & kapan tidak menggunakannya/bermain-main dengan smartphone. Di saat orang tua sangat jarang terlihat di depan anak-anak mereka menggunakan handphone itu setidaknya berkontribusi bagi anak untuk tidak memiliki ide "bermain" dengan smartphone. Meskipun tetap ada juga lingkungan external yang tidak bisa orang tua kendalikan, tapi setidaknya sekolah pertama anak-anak adalah pada orang tuanya.
Sangat beruntung sekali jika memang saat ini anak-anak Anda yang di bawah 5 tahun khususnya masih belum mengenal handphone. Berikut adalah beberapa sumarry untuk mempertahankan hal tersebut & mengenalkan smartphone dengan more positive way:
  1. Di masa kanak-kanank tentu semua anak sangat senang bermain. Karena bermain juga penting untuk proses belajarnya. Maka paling utama adalah perlu diatur mindset orang tua bahwa anak-anak sebisa mungkin hanya bermain pada hal-hal yang positive saja & terkendali. 
  2. Fasilitasilah anak-anak dengan beragam instrumen permainan yang dapat melatih daya sentuh, motorik, penglihatan, warna, dll. Dan upayakan bisa ikut bermain bersama mereka. Sebagai teman main yah, bukan sekedar nungguin.
  3. Banyaknya fasilitas bermain & keseruan bermain secara "real" dengan temannya & dengan orang tuanya bisa meminimalisir mereka pada kecanduang smartphone, pun saat ia sudah mengenal smartphone nantinya. karena anak-anak tersebut sudah merekam bahkan bermain secara "real" dengan orang tua nya & teman-teman nya juga sangat seru & menyenangkan.
  4. Daripada memberi tontonan anak dengan video di youtube, gantilah medianya dengan video di Televisi. Dan jangan lupa untuk pilihkan video-video yang edukatif saja. Dengan menonton di video TV, minimal mereka tidak akan terbiasa mentouch secara bebas menu-menu seperti halnya yang ada di smartphone. Contohnya balita-balita zaman sekarang yang sudah memegang smartphone & kecanduan, kebanyak hanya bermula dari nonton youtube online. Lama-lama mereka dapat berekplorasi dengan mentouch ke aplikasi-aplikasi lainnya, sampai-sampai sama lihainya dengan orang dewasa.
  5. Orang tua tdak boleh menunjukan di depan mereka saat sengan asyik chat atau pun "main" di media sosial. Biasakan lah untuk selalu memperhatikan mereka, hadir disamping mereka secara utuh. Tindakan ini membantu mereka secara psikologis lebih  happy & utamanya tidak mencari tahu bahkan merengek minta memainkan smartphone yang orang tua pegang.
  6. Jika pun dengan terpaksa anak-anak akhirnya ingin mengetahui tentang smarphone, karena melihat orang tuanya mengangkat telpon & berbicara. Maka jelaskan lah fungsi handphone tersebut sebagai alat komunikasi. Misalnya "ini adalah alat supaya mamah bisa bicara/berkomunikasi dengan papah saat papah tidak di rumah sayang". Lalu kalau pun mereka ingin mencobanya, jangan biarkan berlama-lama untuk mengotak-atik smartphone tersebut & sambil didampingi.
  7. Kalau pun dalam perjalanan orang tua mau menggunakan smartphone untuk media entertain. Maka cukup gunakanlah smartphone tersebut untuk anak-anak dapat menonton video secara offline, bukan online di youtube. Dan ingat, selalu dampingilah anak-anak dalam menggunakan smartphone. 
  8. Sekalipun mereka sudah mengenal smartphone & senang bermain smartphone, berikanlah ketentuan waktu dalam bermain smartphone secara tegas. Dan secara psikologis jika mereka memang sudah sedari kecil menyukai aktifitas bermain secara real maka meskipun waktu bermain smartphone hanya sedikit mereka akan tetap merasa baik-baik saja & happy-happy saja. 
Bijak lah dalam menggunakan smartphone dengan memanfaatkan untuk hal-hal yang positif saja. Jangan sampai generasi milenial kini hanya tumbuh menjadi generasi tik-tok saja. Yang karya-karyanya sebatas menunjukan rekaman-rekaman konyol yang tidak jarang lirik lagu-lagu nya sangat dewasa & tidak mendidik.
Kalau pun ada aplikasi kekinian yang ingin orang tua cobakan ke anak for having fun only. Mesti diperhatikan bahwa orang tua meski mendampingi anak tersebut saat menggunakannya & pilihkanlah konten yang sesuai dengan usianya serta kendalikan lah mereka agar tidak kecanduan. 

Sunday, 22 July 2018

Menjual lah ke orang yang punya uang!

Selain sebagai bloger, aku juga aktif berniaga di beberapa media online. Karena kebetulan hometown aku saat ini di Sorong, Papua Barat. Dimana saat itu 2014 pertama kali merintis bisnis online, aku melihat ada permasalahan yang mesti dipecahkan untuk masyarakat sana atau peluang bisnis buat aku. Yakni busana-busana wanita yang fashionable masih sangat kurang dan ada produk-produk tertentu yang bahkan tidak bisa ditemui di se-antero sorong. 

Dan kesempatannya adalah aku tinggal di ibukota dengan banyak sekali tempat yang bisa menyediakan busana-busana beragam macam yang fashionable dengan beragam range harga pula tergantung kualitas. Produk pertama yang aku jual saat itu adalah phasmina sampai akhirnya baju-baju, & ada juga produk-produk unik yang secara khusus direquest pembeli. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, semua produk yang aku tawarkan selalu diminati. Karena aku memang memilih hanya produk-produk berkualitas saja yang di jual dan itu pun dengan harga sedikit lebih murah daripada penjual di toko-toko atau pun pasar. 

Page online shop itu aku dirikan di facebook. Karena masyarakat sorong lebih aktif di media sosial facebook, ketimbang instagram kala itu. Alhamdulillah, baru bulan-bulan awal omset sudah lumayan. Saat itu barang jualan aku tidak distok di Sorong tapi di kosan ku di jakarta. Jadi jika ada barang-barang bagus, aku foto & pasarkan online dulu. Sampai ada pembeli/pengorder barulah barang tersebut dikirim ke Sorong dan diantarkan langsung ke pembeli. Hal ini karena mempertimbangkan ongkos kirim ke Sorong yang tinggi sementara modal usaha ku bisa dibilang "modal dengkul". 

Dengan menyetoknya di jakarta sedikit-sedikit setidaknya biaya ongkos kirim bisa digabung jadi satu. Karena sistem rate harga jualan aku adalah produk sudah termasuk ongkos kirim. Dan ini adalah tantangannya. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, bahkan pembeli baru bisa dipastikan akan repeat order karena sangat puas. Setelah aku analisis lagi, hal utama yang membuat mereka sangat puas adalah mereka finally menemukan truted online shop di tengah beragam issue penipuan online shop. Karena trusted itu adalah sebuah key of business successful, baik itu online shop atau bisnis apapun. Dan selain itu karena memang di sana masih jarang mencari busana-busana berkualitas & relatif terjangkau meskipun harus menunggu waktu pengiriman. 

Beriring ke tahun-tahun berikutnya Ramayana (Supermarket Pakaian) masuk ke kota kami. Dan online shop ku pun semakin sepi pembeli. Karena di Ramayana tentu harganya bisa  mirip harga di pulau jawa. Karena lot pengiriman yang besar membuat biaya transport mereka sangat jauh lebih murah. Saat ini yang masih ada pasarnya di online shop ku adalah fashion item yang masih "langka" ditemukan. 

Dan strategi pun aku ubah, karena aku sudah tidak mungkin lagi bisa bersaing dari biaya transportasi dengan yang kelas besar seperti Ramayana. Makadari itu aku menyaring hanya item-item fashion yang memiliki kualifikasi sebagai berikut:
  1. Unik (Langka)
  2. Kekinian
  3. Branded (skala menengah ke atas)
  4. Ongkos kirim tidak termasuk
Produk harus unik (langka) agar konsumen mau bersabar menunggu waktu pengiriman yang lebih memakan waktu. Kalau banyak di mana-mana "untuk apa konsumen perlu menunggu bukan?", jika mereka bisa banyak menemukanya di mall-mall, toko-toko, atau pun pasar-pasar di sekitar sana. Produk meski kekinian, karena apa yang distok Ramayana atau pun toko-toko lain nya belum tentu bisa di-update sangat cepat. Dan di sinilah celah kebutuhan yang bisa online shop aku penuhi.

Berikutnya produk meski brand asli, No KW. Karena produk KW itu sudah tersebar di mana-mana dan sudah cukup mudah ditemukan. Tidak meski harus yang produk branded mahal, tetapi bisa juga produk dengan branded lokal yang masih bisa terjangkau dengan daya beli masyarakat sorong. Berikan saja option, lalu pembeli yang memutuskan dimana level budget mereka. 

Dan yang terakhir yang terpenting adalah ongkos kirim tidak termasuk. Karena mahalnya ongkos kirim dari jawa ke sorong sudah bukan rahasia lagi. Pembeli pun bisa mengecek sendiri berapa ongkos kirim produk tersebut. Pola pikirnya untuk produk yang langka, update, branded maka orang yang punya uang pasti bersedia membayar biaya ongkos kirim untuk barang yang ia sangat ingin beli. Jadi target pasar untuk online shop (DD Collections) ku akan lebih spesifik yaitu cukup menjual ke orang-orang yang "punya uang (berlebih)". 



FB Page: DD Collection (Online Shop only for Sorong, Papua Barat Area)