Pages

Ads 468x60px

Labels

Friday, 13 May 2022

Baru Invest Tanah 5 Bulan, Aset Naik Jadi 3x Lipat

5 Bulan lalu, saya di-PHK oleh kantor & di bekali beberapa jumlah uang. Tidak banyak, namun Alhamdulillah bisa untuk memenuhi beberapa kebutuhan. Dan sisa dari pengeluaran kebutuhan itu masih ada 20 Juta. Saya bingung, mau diapakan uang sisa ini. Kalau ditabung berupa uang, saya prediksi akan gampang "menguap" nya. Yang ujung nya entah ke mana uang di rekening akan habis juga. Ya maklum, saya selalu berfikir keluar ini keluar itu penting jadi malah lupa kalau dana itu akan berguna di masa depan - bukan masa sekarang. Ada 2 pilihan paling cocok dalam benak saya, tanah atau tidak emas. Kalau tanah, apakah uang segitu cukup. Kalau emas, bisa sih. Tapi harga emas kan lagi tinggi, kayak nya engga bijak kalau saya beli di saat harga nya tinggi. Dan kebetulan saya juga sudah punya lumayan jumlah aset dalam bentuk emas. 

Saya berusaha mencari tanah yang masuk budget segitu di kampung kelahiran saya, Sorong (Papua Barat). Ketemulah saya pada suatu info, ternyata ada tanah yang lokasi nya di daerah berkembang di sorong namanya aimas. Dan pasaran tanah termurah di sana untuk satu kavling butuh 50 juta. Kurang dong dana saya yang masih 20 juta. Tapi saya ga mau tahan uang panas ini berupa cash aja lama-lama. Karena sifat dana cash yang menurut saya gampang "menguap". 

Kebetulan ada kakak kandung (almh.) mama saya yang sedang menjual tanah nya, beliau punya banyak tanah dengan beragam tipe & harga. Salah satu tanah nya ada di dalam perumahan, lokasi nya cukup strategis. Pasaran nya 1 kavling 50 juta. Saya pun coba berkonsultasi dengan adek kandung (almh.) mama saya (karena saya akrab sama beliau), apakah mungkin saya bisa negosiasi ke tante saya yang lagi jualan tanah tersebut untuk saya beli 1/2 kavling nya saja. Karena dana sisa pesangon saya ada 20 juta & lebih mudah untuk menggenapkan 25 juta. Saya mau punya tanah pertama, sekaligus buat kenang-kenangan dari perusahaan tersebut anggaplah. 

Beliau menyarankan saya untuk lengkapi dana nya jadi 50 juta jika mau membeli tanah tante tersebut. Karena tidak bisa dipecah. Namun beliau Alhamdulillah malah menawarkan tanah nya saja yang saya beli sesuai budget tersebut. Karena posisi tanah adek nya mama ini, bersebelahan dengan tanah 1 kavling yang saya maksud. Dia mengerti niat saya bagus membeli tanah, agar uang tidak habis sia-sia. Alhamdulillah saya dikasih juga tanah 1/2 kavling, sesuai budget saya 25 juta. Pikir saya tanah 110-an m2 juga bisa kok dibangung rumah nyaman, yang penting dekat dengan keluarga besar. Kalau pun belum mau ditempati, bisa dikontrakan atau disewakan. 

Okay, deal lah saya dengan angka 25 Juta tersebut. Alhamdulillah dapat luas tanah sekitar 110-an m2, yang belakangan ditambahin sama bibi jadi 170-an m2. Saya berencana akan membangun rumah tingkat minimalis untuk size tersebut. Buat tempat kami tinggal saat berkunjung ke Sorong pada masa libur panjang. Saat lagi tidak di Sorong, bisa di-sewakan ke mahasiswi-mahasiswi di sekitar situ yang datang dari luar daerah untuk berkulah di UNIMUDA. Universitas swasta terbesar di Papua Barat yang terletak di sekitar situ.

Jadi saat ini tanah seharga 25 juta tersebut di-buy back, dan saya diarahkan untuk beli ke kakak nya which is dengan harga sama namun dapat 1 kavling full. Letak lokasi nya pun lebih dekat lagi ke universitas (UNIMUDA) yang saya target tersebut. Letak tanah lokasi baru ini ada di satu lorong samping UNIMUDA, dan ada 3 saudara juga yang punya tanah di kawasan tersebut. Jadi Alhamdulillah saya juga masih tetap bisa punya lokasi yang tetanggaan dengan saudara-saudara sendiri. Untuk 1 kavling tanah di situ, harga pasaran nya adalah 75 juta. Jadi uang 25 juta yang saya investasikan sudah tumbuh 300% hanya dalam 5 bulan. Alhamdulillah, so big deals banget. 

Uang yang kita investasikan di tanah bisa naik berkali lipat, tanpa diduga. Memang bukan aset yang sangat cair, tapi jika ada uang mu yang tidak urgent buat dipake. Mending dibelikan tanah, jangan ditabung saja. Karena kalau ditabung akan sangat rentan untuk dibelanjakan buat ini-itu yang akhir nya ga jadi aset apa-apa. Tetapi kalau dibelikan tanah, tanah itu ke depan nya bisa dibangun property pribadi atau mungkin bisa juga untuk capital gain dengan diperjual-belikan di kemudian hari saat harga nya menarik. Fyi ada salah satu tante saya yang beli tanah murah seharga 50 juta - bentuk nya hanya kayak ladang biasa - tapi tanpa diduga 9 bulan kemudian dibeli orang dengan harga 250 juta (500% kenaikan).

Menarikan?, semoga meng-inspirasi untuk terus berinvestasi tanah. 

Thursday, 5 May 2022

TERNYATA DIA JODOH KU #GarisCinta

"Kita tidak ngga pernah tau, kapan dan siapa cinta sejati kita.. karena dalam ketidak sengajaan, kita dipertemukan oleh garis cinta.. dan itu, dia" - kutipan dari video lagu Garis Cinta by Rizky Febian

Mei 2019 adalah bulan yang sangat indah, karena pada saat itu Allah mengizinkan aku untuk dapat berkunjung ke tanah suci. Ke tempat terindah di muka bumi ini, Alhamdulillah. Di sana, aku bersungguh-sungguh meminta agar Allah mensegerakan aku bersatu dengan jodoh ku. Entah siapa pun itu yang terbaik menurut Nya. 

Rangkaian ibadah yang tidak ku sia-siakan, meski hanya sekedar untuk shopping. Ya karena waktu di sana sangat singkat, aku ga mau menyia-nyiakan untuk beraktifitas yang tidak urgent. Selain kebahagiaan dalam beribadah, aku juga merasa refresh & lebih percaya diri. Sepulang dari tanah suci, tidak lama kemudian bulan Ramadhan. Dengan doa yang tiada putus, & tiada menyerah atas rahmat dan kasih sayang Rabb ku. Aku membutuhkan jodoh, dan aku percaya Allah akan menghadirkan nya segera. Tidak lama berselang dari usai Ramadhan, ada seorang pria yang di profile picture nya cakep, berkulit terang, & botak mengechat ku. Dia menyapa & memperkenalkan diri, juga tentu nya mengajak ku berkenalan. Dia sangat to the point untuk maksud apa dia ingin berkenalan dengan ku, singkat nya dia harap bisa memperistri aku. 

Antara percaya dan tidak percaya, karena baru hitungan hari kami berkenalan pria ini sudah memberikan kejelasan. Aku percaya ini adalah jawaban dari do'a ku kepada Allah di tanah suci yang langsung dibayar kontan tidak lama dari kepulangan ke Indonesia. Tidak hanya itu, aku juga langsung diperkenalkan dengan kedua orang tua nya pria ini. Mungkin pandangan dia, daripada menjalin relationship lalu nanti orang tua ujung-ujung nya tidak merestui maka mending dapat lampu hijau dulu dari mama nya. Jadi diperkenalkanlah aku dengan orang tua nya di rumah mereka, & disajikan makan siang buatan mama nya juga saat itu. Alhamdulillah, perkenalan dengan orang tua suami yang sudah lama tinggal dan menetap di Jakarta berjalan lancar. Beliau merestui dan bahkan mendukung kami.  

Aku yang sedari awal sudah menginformasikan setiap update ke Bapak ku (almarhum) pun mendapatkan response baik dari beliau. Dengan mengucapkan bismillah, kami coba jalani proses pekenalan singkat itu. Dan bapak ku pun mesti membuat keputusan penting melepaskan anak nya diperistri oleh pria yang belum pernah ia kenal sebelumnya & tinggal jauh dari hometown kami di Sorong. Secara financial saat itu aku jujur ga ada persiapan, hanya ada sedikit tabuhan lebih dari Rp 10 juta (karena satu dan lain hal). Untung nya semua biaya pernikahan disetujui 100% ditanggung oleh calon suami, plus diberi mahar puluhan gram emas, & seserahan. Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah, dihadirkan pria jelas & "mampu".

Itu lah jodoh, hadir nya bisa jadi kejutan. Saat sudah menjalin perkenalan lebih jauh dalam konteks suami-istri, ternyata suami aku ini banyak match nya sama semua yang aku mau. Dulu aku pernah ngebathin, pingin suami mancung.. "eh Alhamdulillah dapat suami mancung", pingin kayak gini-pingin kayak gitu.."eh Alhamdulillah banyak match nya". Tentu saja tidak ada manusia sempurna, begitu pun dengan pasangan ku. Namun untuk itu lah kami bersinergi untuk saling membahagiakan & menjalankan ibadah seumur hidup ini, yaitu pernikahan. Alhamdulillah saat ini hari-hari kami semakin dimeriahi oleh kehadiran anak kami, Cut Aisha Balqis. Nama yang kami berikan sebagai doa bahwa dia adalah wanita spesial, Wanita bangsawan yang cantik jelita lagi cerdas (layak nya Ummahat kita Aisha r.a.) dan memiliki tahta powerfull yang membuat nya disegani oleh sekitar nya (layak nya Ratu Balqis). 

Finally, ternyata pria tak dikenal yang dulu mengechat ku untuk minta berkenalan & to the point serius untuk memperistri adalah jodoh ku. Alhamdulillah, masyaAllah, Tabarakallah 💗  

Monday, 14 March 2022

Cara Aman Agar Terhindar dari Investasi atau Trading Online Bodong

 Kenapa sih kasus investasi bodong terus menjamur di Indonesia?

Jawabannya sederhana: karena masih banyak orang yang percaya ada cara cepat untuk kaya tanpa harus punya ilmunya. Pemikiran itu membuat mereka jadi mudah terbuai dengan janji manis ala investasi bodong.

Tapi di sisi lain, ilmu investasi memang bukan hal mudah yang bisa dipelajari dalam waktu singkat. Hal itu akhirnya membuat banyak orang jadi serba salah. Ingin investasi sendiri tapi tidak punya ilmunya, ingin pakai manajer investasi tapi takutnya kena tipu!

Manajer investasi atau aplikasi investasi penipu itu memang benar ada, tapi bukan berarti semua aplikasi investasi adalah aplikasi penipu. Menggunakan jasa manajer investasi tetap salah satu pilihan terbaik untuk Anda yang masih awam untuk urusan investasi. Jika Anda belum punya cukup banyak uang untuk investasi bisa coba ikut reksa dana di mana uang Anda akan digabungkan dengan uang milik investor lain dan akan dikelola secara kolektif oleh manajer investasi yang sudah ahli di bidangnya. 

Ada beberapa Tips untuk terhindar dari investasi (trading) bodong:
  1. Jangan tergiur aplikasi atau robot trading yang menjanjikan keuntungan cepat dengan resiko rendah. Aplikasi legal tidak akan pernah menjanjikan keuntungan apapun.
  2. Cek langsung ke website OJK apakah pengembang aplikasi tersebut sudah berada di bawah pengawasan OJK.
  3. Pastikan manajer investasi yang terlibat sudah diseleksi dengan ketat serta sudah memiliki izin resmi dari OJK & Bappepti.
Demikian tips cara aman agar terhindar dari investasi atau pun trading online bodong.

Sumber: Riffa Sancati



Sunday, 13 March 2022

Inggris akan Beri Uang Rp 6,5 Juta Per-Bulan bagi Warga yang Mau Menampung Pengungsi Ukraina dari Invasi Rusia

Pemerintah Inggris akan mendanai warga nya yang bersedia menampung pengungsi dari Ukrania.

Dilansir Reuters, Inggris membuat skema penerimaan pengungsi yang disebut 'Homes for Ukraine', di mana para korban invasi Rusia ini bebas datang ke UK untuk tinggal. Pemerintah akan memberikan uang 350 pond (Rp 6,5 Juta) per bulan bagi warga yang mau menampung mereka atau menawarkan propertinya untuk jangka waktu minimal enam bulan.

Perdana Menteri Boris Johnson berusaha menggambarkan Inggris sebagai pemimpin respon global terhadap invasi Rusia. Di sisi lain, pemerintahannya juga menghadapi kritik atas keterlambatan dalam menerima para pengungsi. Anggota parlemen dari semua partai politik utama, mengecam kebijakan pemerintah yang mengharuskan warga Ukraina mencari visa dan tes biometrik sebelum tiba di Inggris.

Aturan ini dinilai memprioritaskan birokrasi dibanding kesejahteraan pengungsi. Di bawah skema baru, masyarakat, badan amal, bisnis, dan kelompok masyarakat dapat menawarkan akomodasi melalui situs web pada akhir minggu depan, kata pemerintah pada Minggu (13/3/2022). "Inggris berdiri di belakang Ukraina di saat-saat tergelap mereka dan publik Inggris memahami perlunya menyelamatkan sebanyak mungkin orang secepat mungkin," kata Michael Gove, Menteri Perumahan, dalam sebuah pernyataan.

 "Saya mendesak orang-orang di seluruh negeri untuk bergabung dalam upaya nasional dan menawarkan dukungan kepada teman-teman Ukraina kita.

 "Bersama-sama kita dapat memberikan rumah yang aman bagi mereka yang sangat membutuhkannya."

 Siapa pun yang menawarkan kamar atau rumah, harus menunjukkan bahwa akomodasi tersebut memenuhi standar dan mereka mungkin harus menjalani pemeriksaan catatan kriminal. Jumlah pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina bisa meningkat menjadi lebih dari 4 juta, dua kali lipat dari perkiraan saat ini sekitar 2 juta, kata Badan Pengungsi PBB pekan lalu

 - Rusia mengancam akan menembaki pengiriman senjata ke Ukraina, dengan mengatakan konvoi dengan senjata asing dapat dianggap sebagai "target yang sah."

 - AS akan mengirim bantuan militer mencakup anti-armor, sistem anti-pesawat, dan senjata ringan.

 - Kota Kharkhiv, Mariupol, Mykolaiv, Dnipro, Chernihiv dan Sumy berada di bawah serangan gencar Rusia dan pasukan invasi telah memperluas serangan mereka di Ukraina ke barat.

- Tujuh warga sipil, termasuk wanita dan seorang anak dilaporkan dibunuh pasukan Rusia ketika mencoba melarikan diri dari Desa Peremoga, di wilayah Kyiv, menurut Kementerian Pertahanan Ukraina.

 - Sebanyak 12.729 warga Ukraina berhasil dievakuasi pada Sabtu.

 - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan pasukan Rusia bahwa mereka menghadapi pertempuran habis-habisan jika mencoba menduduki ibukota Kyiv.

 - Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan Rusia mungkin menggunakan senjata kimia setelah invasinya ke Ukraina, dan langkah seperti itu akan menjadi kejahatan perang, menurut sebuah wawancara di surat kabar Jerman Welt am Sonntag.

 - Presiden Zelenskyy menilai Rusia sedang mencoba untuk menciptakan "republik semu" baru di Ukraina untuk memecah negaranya.


Sumber: Tribunnews

 

 


Monday, 17 May 2021

Lebaran Idul Fitri 1442 H (2021) Lembaran Baru

4 hari lalu tepatnya tanggal 13 May 2021 adalah hari raya idul fitri yang seluruh umat islam nantikan. Alhamdulillah aku bisa mencapai nya dengan tuntas 30 hari berpuasa. Ini rekor banget, karena biasa nya pasti kepotong haid dengan durasi haid ku yang belasan itu. Sampe teler deh, bayar utang puasanya. Dan tahun lalu aku sedang hamil muda baby Aisha jadi sempat setengah bulan ga bisa berpuasa. Tahun ini rekor karena ku bisa full puasa meskipun lagi menyusui baby Aisha. Alhamdulillah semangat, karena liat ada seorang influenzer di IG juga pernah menyusui aman-aman saja. Dengan pedoman, malam saat breakpuasa mesti minum yang banyak, makan yang banyak, dan sahur dengan porsi yang cukup. Alhamdulillah, Allah lancarkan dan tetap bisa aktif bekerja sambil mengasuh anak bayi saat puasa. 

Puasa padat dengan nyusuin Aisha. Karena mungkin ASI aku encer, menurut orang karena ibu menyusui tidak makan minum. Jadi bayi mesti menyedot lebih lama untuk mendapatkan kuantitas ASI yang mencukupi kebutuhan nya. Aku nikmati saja proses nya. Bismillah, InsyaAllah bagian dari ibadah juga. Apalagi di usia Aisha yang udah 6 bulan, dia makin lengket dan mau nya kemana-mana digendong. Jadi energi ku semakin banyak terkuras, dan semakin lemas. Setiap hari puasa, aku berdoa dalam hati semoga aku ga pingsan aja. Supaya bisa tetap ibadah puasa sambil melaksanakan kewajiban-kewajiban menjadi seorang ibu & karyawati WFH secara bersamaan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.

Belakangan ini aku sedang ngurus pengadaan kuba untuk masjid yang sedang didirikan di kampung halaman ayah ku (Ende, NTT). Kuba yang kami pesan, adalah kuba dengan spesifikasi bagus. InsyaAllah ini akan jadi kuba yang sangat indah & awet. Dan uang pelunasan kuba rencananya mau dari uang pribadi keluarga kami yang sudah kami siapkan, hanya tinggal dibayarkan. Uang itu untuk sementara waktu aku taruh di rekening saudara ku. Namun karena kecerobohan saudara ku, justru dia mentransfer seluruh isi rekeningnya senilai 25 juta ke penipu. Yang mana di dalam nya ada nominal uang kuba ini & selebihnya uang pribadi aku. Kabar tidak enak ini, baru aku tau pada H-1 lebaran. Hancur hati ku, hari lebaran yang kusambut dengan bahagia menuntaskan puasa penuh juga ku sambut dengan tangisan sedih karena kehilangan uang (yang mesti dibayarkan bulan depan). 

Aku berharap ada jalan keluar dari masalah ku, aku berharap uang 25 juta itu masih rezeki kami. Aku berharap kuba untuk Masjid Hayyala'shalah di kampung ku ende masih tetap bisa terbangun sesuai schedule. 



https://kitabisa.com/bantubangunmasjidpedalamanntt?utm_source=socialsharing_campaigner_ios_e321db0b22a0f7f0f900f256d236e31c&utm_medium=CampaignPage_nativeshare&utm_campaign=Campaign


Tuesday, 12 January 2021

CARA PENGURUSAN BPJS UNTUK BIAYA MELAHIRKAN

    Buah hati adalah anugrah istimewa dari Allah. Di tahun pertama (tahun 2020) pernikahan ku dengan suami, Alhamdulillah 3 bulan kemudian aku berhasil hamil. Kondisi keuangan belum stabil karena beberapa faktor sehingga akan sangat menolong bagi kami untuk dapat menggunakan klaim asuransi kesehatan BPJS untuk mengcover biaya melahirkan aku. Meskipun kami tetap mempersiapkan dana cash untuk "budget jaga-jaga" in case asuransi BPJS tidak bisa digunakan. Karena dari pengalaman orang-orang ada faktor-faktor yang membuat fasilitas melahiran dengan BPJS menjadi tidak bisa digunakan, seperti faktor kebijakan rumah sakit, ketersediaan slot pasien saat dibutuhkan, dll. 

Berikut ini langkah-langkah yang kami lakukan dalam rangka pengurusan asuransi BPJS untuk biaya melahirkan,

 

1. Survey Rumah Sakit
Karena waktu melahirkan umumnya tidak bisa diprediksi tepatnya hari apa & jam berapa, maka di saat awal kehamilan kami mencari pilihan nama-nama rumah sakit yang ada di sekitar rumah (atau setidaknya mudah diakses). Dari daftar nama rumah sakit tersebut, kami berupaya mencari testimoni dari kerabat/teman yang yang mungkin pernah menggunakan rumah sakit tersebut untuk bersalin. Selain testimoni langsung dari pengguna yang dikenal, kami juga mencari beragam informasi testimoni yang ada di dunia internet (blog, social media, dll) atau pun google review. 
Saat itu hasil analisis kami mengerucut pada RSIA. Bunda Aliya di Jakarta Timur dengan alasan lokasi dekat dari rumah dan sudah ada testimoni positif dari temansuami yang istrinya melahirkan di RSIA ini. Kami pun mencoba berkunjung ke dokter SPOG nya untuk pemeriksaan awal kehamilan, sekaligus mensurvey apakah rumah sakit ini bekerja sama dengan BPJS atau tidak. Dari hasil survey ini, kami menyimpulkan sementara beberapa hal yakni:
  • Benar RSIA ini bekerja sama dengan asuransi BPJS. Namun syarat & ketentuan berlaku yang harus dikonfirmasi ke pihak BPJS langsung. 
  • Status BPJS calon pasien mesti terdaftar di faskes 1 Pondok Kelapa. Karena setiap faskes 1 mempunyai jaringan rumah sakit yang berbeda-beda di setiap kawasannya. Di case ini, faskes 1 aku masih di Klinik Pratama Cilandak (Jakarta Selatan). Untuk bisa terdaftar di faskes 1 Pondok Kelapa, kami mesti melakukan update data di BPJS. 
  • Suami "kurang sreg" dengan dokter spesialis yang waktu itu kami datangi sehingga dipertemuan berikut nya kami mengganti dokter spesialis nya tapi tetap di rumah sakit itu juga. Karena kegiatan kontrol kehamilan akan dilakukan selama masa kehamilan, maka mendapatkan dokter yang menurut pasangan nyaman juga suatu langkah bijak. Alhamdulillah di kunjungan ke dokter spesialis yang kedua, suami setuju seterusnya "menggunakan dokter yang ini saja".
 
 
2. Cek Status BPJS
Dari langkah pertama, seperti yang aku highlight bahwa faskes 1 aku masih di Klinik Pratama Cilandak (Jakarta Selatan). Untuk bisa terdaftar di faskes 1 Pondok Kelapa, kami mesti melakukan update data di BPJS. Maka aku pun mencari informasi ke faskes 1 awal aku di Klinik Pratama Cilandak (Jakarta Selatan) & mencoba menelpon BPJS admin, berikut informasi yang aku dapatkan:
  • Klinik Pratama Cilandak menginformasikan bahwa jika yakin akan merubah data faskes 1 maka bisa melakukan nya di BPJS (aplikasi JKN atau via telphone (021) 421-2938).
  • .Jika sudah melakukan perubahan data (pengupdate-an) maka data faskes disistem akan terupdate di setiap tanggal 1 bulan berikut nya. 
  • Data faskes 1 yang sudah diubah tidak dapat diganti lagi sebelum mencapai 3 bulan. Setelah itu data bisa diganti lagi, begitu pun seterusnya.
  • KTP domisi dari daerah mana pun tidak masalah, yang diperlukan hanya merubah data faskes 1 di sistem sesuai rumah sakit yang diinginkan.

Informasi di atas sangat berharga bagi aku saat itu. Karena meski tinggal di jakarta, KTP aku masih tertera di Sorong, Papua Barat. Jadi aku tidak perlu mengubah KTP sama sekali untuk berpindah faskes 1. Dan ternyata cara mengubah data faskes 1 juga sangat mudah, yakni dengan melakukan nya di aplikasi JKN saja. Dengan perubahan data yang dilakukan, akan muncul notifikasi jika faskes 1 yang baru telah aktif dan tampil kartu digital baru yang faskes 1 nya sudah sesuai dengan yang diinginkan. Lalu bagaimana cara mencetak kartu nya?, jawabannya tidak perlu dicetak dalam bentuk kartu. Hanya diprint biasa dikertas itu sudah valid. Caranya mudah, tinggal klik icon amplop dan kartu digital tersebut akan dikirimkan ke alamat email kita untuk diprint biasa.

Di karenakan aku bekerja di jakarta selatan, maka saat awal kehamilan aku belum merubah data faskes 1 ke pondok kelapa. Agar jika dari kantor ingin berkunjung ke rumah sakit di sekitar situ masih mudah. H-3 atau 4 bulan sebelum kelahiran baru kami mengganti faskes 1 di aplikasi JKN. 

 

3. Komunikasikan dengan Pihak Terkait

Setelah faskes 1 aku sudah sesuai, kami mengkomunikasikan pada pihak-pihak terkait yaitu dokter SPOG, Admin BPJS di RSIA. Bunda Aliya, dan Bidan di faskes 1 yang baru. 3 pihak ini sangat penting untuk berkoordinasi.

Kami mulai menkomunikasi dengan dokter SPOG pada saat aku hamil 6 bulan, kalau tidak salah ingat. Saat itu karena kehamilan masih 6 bulan, dokter belum bisa memutuskan bagaimana kondisi melahirkan yang akan dilakukan-apakah normal atau sesar. Kami mungkin akan mendapatkan feedback dari dokter pada H-3 minggu dari HPL (Hari Perkiraan Lahir).

Dan kami juga mengkomunikasikan pada Admin BPJS di RSIA. Bunda Aliya terkait rencana ini. Lalu mereka menyarankan untuk mendapatkan rekomendasi dari dokter SPOG untuk diteruskan ke bidan di faskes 1 Pondok Kelapa. Karena kehamilan normal dari asuransi BPJS dilakukan di puskesmas faskes 1, sementara saat dibutuhkan sesar in urgent akan diteruskan oleh RSIA. Bunda Aliya. Dalam rencana kami, jika keputusan dokter melahirkan secara normal maka kami akan bayar pribadi ke RSIA. Bunda Aliya. Namun jika sesar maka kami akan menggunakan asuransi BPJS ke RSIA. Bunda Aliya. Jadi intinya, kami tetap berencana melahirkan di RSIA. Bunda Aliya - tidak di puskesmas. 

Selanjutkan kami pun memulai komunikasi dengan bidan di faskes 1 Pondok Kelapa. Insight yang kami dapatkan bahwa surat rujukan tidak dapat diberikan jika tidak ada permintaan dokter SPOG. Dan belakangan kami paham bahwa, puskesmas tidak memiliki peranan untuk berhasil diklaim nya BPJS. Karena itu adalah keputusan rumah sakit (dokter SPOG) apakah bersedia memberikan approval untuk asuransi BPJS nya. Karena dokter SPOG yang lebih tahu kondisi kelahiran nya on the spot. Apalagi aku sudah kontrol selama kehamilan selalu di dokter yang sama dengan biaya pribadi.

Dan kuncinya ada pada saat menjelang melahirkan, saat itu sekitar H-3 minggu dari HPL (Hari Perkiraan Lahir). Dokter sudah melihat apakah bisa dipastikan melahirkan akan normal, atau bingung, atau bahkan dipastikan sesar. Di case aku, dokternya bingung apakah ini bisa normal atau bagaimana. Karena janin ku saat itu lehernya terlilit double meskipun posisi nya sudah cukup ke bawah. Maka untuk menetapkan HPL pastinya, kami menunggu progress dari tanda-tanda melahirkan aku. Kalau pun normal, akan ada kemungkinan yang cukup besar juga saat persalinan normal itu untuk tiba-tiba berganti menjadi sesar. Dan kalau demikian tentu tidak efisien untuk melahirkan di puskesmas, lalu buru-buru dengan mobil ke RSIA untuk melahirkan sesar. Alhamdulillah, dokter kami pun bilang kalau ini nanti jadinya sesar. InsyaAllah akan dibantu pembayarannya dengan asuransi BPJS. Jadi kami tidak perlu urus surat rujukan ke faskes 1 lagi, langsung pihak rumah sakit yang tangani pengurusan BPJS nya. 

 

 

    Dekian langkah-langkah (cara) yang kami lakukan di atas untuk pengurusan BPJS untuk biaya melahirkan. Alhamdulillah ikhtiar kami berhasil, biaya lahiran dicover oleh BPJS. Dan bukan hanya ibu melahirkan, bayi yang dilahirkan pun ditangani dengan fasilitas BPJS baik dari persalinan sampai pasca persalinan. In total biaya melahirkan bayi pertama kami ini Alhamdulillah hanya  Rp 230,000; saja, dengan rincian Rp 70,000; untuk administrasi & Rp 160,000; untuk hasil lab test bilirubin pada bayi kami. Selebihnya semuanya GRATIS (biaya dicover oleh asuransi BPJS). Dengan rezeki ini, Alhamdulillah uang budget melahirkan sebelumnya masih tertabung dan bisa digunakan untuk keperluan keluarga kami lain nya.






Thursday, 9 July 2020

Hamil di Masa Corona

Akhir bulan febuari adalah masa yang akan selalu teringat di memori. Karena masa itu momen nya aku & suami dapat kejutan kehamilan anak pertama kami. Fyi, di bulan ini corona sudah menjadi pemberitaan di Indonesia.
2 hari berlalu, aku penasaran kenapa belum haid lagi yah. Padahal aku tipe wanita yang haid nya sangat teratur atau lebih cepat dari biasanya, kalau pun tanggal nya kegeser lebih lama-paling cuman sehari. Sebenarnya tangan sudah gatal pengen test pack. Cuman takut kecewa karena 3 kali berturut-turut di bulan sebelumnya test pack hasil nya negative. 
Sebenarnya kami terhitung penganten anyar saat itu, baru 05 Oktober 2019 menikah. Tiap bulan setelah menikah, aku selalu test pack, saking exitednya pengen hamil & punya keturunan. Bukan karena ditanyain teman-teman "Udah isi belum?", tapi karena dari dulu sudah suka anak kecil & sudah merindukan punya anak sendiri. Back to the story, aku pun nunggu lagi kondisi telat haid nya (sekitar 5 hari) untuk meyakinkan hati buat test pack. "Kali ini kalau sampe negative lagi, hancur hati ku"-gumam ku dalam hati. Pada saat itu feeling ku, seperti ada sesuatu yang ngegantung di bagian entah rahim entah bagian mana. Seolah-olah sesuatu yang menggantung itu kayak mau jatuh, tapi ga jatuh. Aku pikir mungkin saja mau haid, cuman karena kurang gerak. Makanya haid nya ketahan dan bikin efek rasa kayak ngegantung begini. Tapi di sisi lain aku juga berharap semoga ini hamil, karena faktanya aku memang telat datang bulan. Cuman tanda-tanda kehamilan seperti yang aku tau pada dari google, seperti mual, lemas, kram perut, bercak merah muda, & sejenisnya itu tidak ada. Aku pun berusaha netral, berharap tapi berpasrah. Sampai tiba saat nya hari itu, aku beli 1 pc test pack hanya 1 pc. Dan dengan hati-hati melakukan proses nya, "MasyaAllah 2 garis merah!". Aku gemeteran, speechless, bersyukur, & langsung teriak panggil-panggil suami untuk ke tempat ku segera. "Mas-Mas, ke sini mas!, mas-mas ke sini!", udah kayak ada darurat tingkat tinggi. Suami ku datang dan aku pun nunjukin serta sampaikan hasil test pack ku ke dia. Dia speechless tapi tidak percaya, sampai nanya ulang emang benar cara baca test pack nya kayak gitu. Aku mengerti dia agak trauma karena pernah salah sangka dikiranya aku hamil dari bulan kedua kami menikah. Saat itu dia sampai udah cerita sana-sini, happy banget. Dan ternyata hasil test packnya negative, bahkan sampai aku cek berkali-kali pun negative. Itu sedih banget sih. Jadi di moment ini, kami tidak langsung kabari sana-sini. Bahkan orang tua ku juga tidak ku kabari dulu. Sampai kami datang ke dokter spesialis kandungan & beliau merespon baik test pack positive itu. Tapi kami diinfokan mesti datang lagi ke sana di bulan maret karena kantung kandungan nya belum kelihatan. Dan di akhir maret kami datang lagi, Alhamdulillah hasilnya dokter merekonfirmasi bahwa aku hamil dengan usia kandungan 5 weeks (sebulan lebih 1 minggu). Aku & suami speechless, terharu, dan sangat bahagia sekali dengan anugrah dari Allah SWT ini.
Hanya selang beberapa hari setelah pengecheckan kehamilan itu, kantor kami resmi memberlakukan WFH (Working From Home) dengan gelombang pertama adalah bagi yang sedang hamil/ memiliki penyakit tertentu. Aku masuk kategori yang sedang hamil sehingga Alhamdulillah aku sudah dapat izin WFH yang sangat memudahkan aktifitas ku. Sangat memudahkan, karena tampat tinggal ke kantor ku cukup jauh. Biasanya aku naik kendaraan umum. Dan itu mesti 4 kali ganti kendaraan, butuh banyak jalan gerak & dempet sana-sini. Saat WFH aktifitas pergi-pulang kantor dieliminasi membuat waktu lebih efisien, budget transportasi juga bisa dialihkan, energi bisa simpan, & resiko terpapar dari orang-orang unidentified di public transportation juga bisa sangat berkurang. Bangung pagi aku sarapan, lalu mulai isi absen dan trade record kesehatan pagi hari, dan mengemail rencana kegiatan harian. Aktifitas pun bisa dilakukan dengan fleksibel karena berorientasi pada hasil. Dan hari-hari ditutup isi absen check out, lalu mengemail report hari itu ke atasan. 
Saat hamil, aku tidak lagi ke rumah sakit buat konsultasi bulanan. Akan tetapi secara mandiri mempelajari kondisi kehamilan dari youtube, dan tau kapan saat nya urgently perlu pergi ke rumah sakit ibu & anak. Kenapa?karena menurut penjabaran dokter SPOG yang aku tonton, corona itu lebih berbahaya daripada tidak konsul ke dokter seperti biasa nya. Dan seberapa cepat & masive nya penularan di rumah sakit itu tidak ada yang tau. Makanya jika tidak ada keperluan urgent untuk ke rumah sakit, sebaik nya jangan ke rumah sakit. Tanda utama ibu hamil (yang belum mendekati masa kelahiran) mesti ke rumah sakit di masa corona adalah jika terjadi pendarahan atau bercak. Jika semua nya relatif baik-baik saja seperti kondisi hamil pada umum nya, maka ibu hamil tidak perlu ke rumah sakit. InsyaAllah Aman.
Namun kodisi menjadi serba sulit saat WFH sudah tidak diberlakukan. Tepatnya mulai di akhir bulan juni ini. Aku mesti berangkat kerja dengan opsi public transporatation yang "semengikuti-mengikuti protocol" nya juga tetap saja kurang kondusif. Karena ya perlu dimaklumi bahwa jumlah karywan di jakarta ini sangat banyak, sementara jumlah armada masih terbatas. Sedangkan setiap orang tentu perlu masuk kerja ontime sehingga "apapun dilakoni". Kalau bagi orang yang tidak hamil tentu tidak terlalu masalah. Tapi bagaimana untuk ibu hamil?. Tentu aku tidak mau gambling, jadi bagaimana pun cara nya mesti cari pilihan dengan ikhtiar yang paling secure. Suami pun membantu dengan mengantar jemput dengan kendaraan pribadi, dan belakangan aku akhirnya mengekos di belakang kantor saat weekdays-agar cukup dengan berjalan kaki bisa tetap masuk kantor. Dan weekend, suami menjemput untuk pulang ke rumah, begitu pun seterusnya. InsyaAllah.
Dan hari ini adalah hari ke empat aku ngekos di daerah belakang kantor. Sedih si, karena jauh dari suami tapi bersyukur karena bisa mengupayakan perlindungan terbaik bagi anak ku di kandungan. Semoga kita semua aman dari wabah corona ini. Terutama para bumil karyawati di masa ini, tetap semangat. Semoga Allah lindungi kita & anak kita selau.. Amin Ya Rabbal Alamin..