Pages

Ads 468x60px

Labels

Monday, 16 December 2024

Introduction of Allen-Bradley Drive from Rockwell Automation

 Allen-Bradley is a brand name of Rockwell Automation, a global leader in industrial automation and control systems. Allen-Bradley drives, specifically variable frequency drives (VFDs), are used to control the speed and torque of electric motors, making them essential for a variety of industrial applications, including HVAC systems, conveyor systems, and manufacturing processes.

Here’s an overview of Allen-Bradley drives:

1. Types of Allen-Bradley Drives

  • PowerFlex Series: One of the most popular product lines, it includes various VFD models for different applications:
    • PowerFlex 4: A compact drive for small motors, typically used in light-duty applications.
    • PowerFlex 40: A more robust drive that provides enhanced features and flexibility for mid-range motor control.
    • PowerFlex 525: A highly flexible and feature-rich drive, ideal for applications requiring high performance and communication options like EtherNet/IP.
    • PowerFlex 700: A high-performance drive for more demanding industrial applications, capable of controlling both AC and DC motors with various output ratings.
    • PowerFlex 755: An advanced drive with more sophisticated motor control algorithms and better energy efficiency.

2. Key Features of Allen-Bradley Drives

  • Energy Efficiency: The drives are designed to optimize motor performance, reduce energy consumption, and lower operating costs.
  • Communication Options: Many Allen-Bradley drives support industrial communication protocols like EtherNet/IP, DeviceNet, and ControlNet, which enables seamless integration into automation systems.
  • User-Friendly Interface: The drives typically come with an easy-to-use interface for configuration and diagnostics, making them accessible for both operators and engineers.
  • Advanced Motor Control: Allen-Bradley drives offer sophisticated motor control techniques such as sensorless vector control and direct torque control, allowing for more precise motor speed and torque regulation.
  • Flexibility and Customization: They can be configured for various motor types and applications, from simple single-phase motors to more complex multi-motor setups.

3. Applications 

  • Industrial Automation: Used in manufacturing processes where precise control of motor speeds is necessary to improve production efficiency.
  • Pumps and Fans: Controls the speed of pumps, fans, and compressors in HVAC systems, reducing energy consumption when full speed is unnecessary.
  • Conveyor Systems: Used in material handling systems to adjust conveyor speeds, improving throughput and reducing mechanical wear.
  • Water and Wastewater Treatment: Helps control the operation of pumps in water treatment facilities, where adjusting flow rates is often critical.
  • Material Processing: Used to regulate motors in processes like grinding, milling, and extruding.

4. Benefits 

  • Reduced Mechanical Stress: By controlling motor speed, drives reduce the wear and tear on mechanical components, such as gears and bearings.
  • Enhanced System Reliability: Improved motor control can lead to fewer breakdowns and maintenance needs.
  • Energy Savings: By adjusting motor speeds to match load requirements, Allen-Bradley drives can significantly reduce power consumption compared to running motors at full speed.

5. Integration with Rockwell Automation Systems

  • Rockwell Automation Integration: Allen-Bradley drives integrate seamlessly with Rockwell’s broader automation solutions, such as Logix Controllers and FactoryTalk software. This tight integration allows for more efficient management of complex automation processes.

6. Support and Diagnostics

  • Allen-Bradley drives often come with advanced diagnostic features, such as fault detection, historical trend data, and real-time monitoring capabilities. These features help operators quickly identify and resolve issues before they lead to downtime.

In summary, Allen-Bradley drives are known for their flexibility, reliability, and performance, making them a popular choice in a wide range of industrial applications. Whether you're controlling small motors or large industrial machines, their drives provide precise, energy-efficient motor control and integrate easily into existing automation systems.

Thursday, 28 November 2024

TANGGUH UCC PROJECT 2024

PT. SAIPEM INDONESIA awarded Tangguh UCC BP roject. This time they will also built the pipeline and the platform for the transportation and storage of the CO2 in Indonesia.

hashtagoffshore, enancing the decarbonization of the asset and contributing to reach the carbon neutrality of hashtain 2060. They are partnering with MEIDO to handle this project. The contract signature is held on 26 November 2024. Congratulation!



Source: from linkedIn

Monday, 25 September 2023

NETWORKING ADALAH NETT WORTH

Saat masih kuliah, mungkin kita pernah mendengar istilah ini bahwa networking adalah salah satu faktor kesuksesan. Apa konteksnya dalam dunia kerja atau bisnis di lapangan?

Ternyata networking ini memperluas peluang seseorang dalam dunia bisnis maupun karir. Maka dari itu sebagai mahasiswa hendak nya aktif berpartisipasi pula dalam dunia organisasi atau minimal pengurus kecil suatu perkumpulan. Selain di tempat tersebut kita akan belajar seni bersosialisasi & komunikasi, ke depan nya pertemanan yang luas itu akan mengantarkan seseorang memiliki kesempatan-kesempatan tak terduga di masa depan nya.

Meskipun demikian, sebagai mahasiswa mesti nya tetap mesti tau prioritas utama yaitu sukses mengambil sertifikat pendidikan (lulus). Jadi sembali mencapai tujuan prioritas tersebut, mahasiswa juga dapat mewarnai hari-hari nya dengan berteman & berorganisasi bersama teman-teman lain nya. 

Karena sadar atau tidak, softskill itu dibentu dari praktek nyata yang dilakukan. Contoh nya softskill berkomunikasi, negosiasi, kepemimpinan, itu terjadi secara natural dalam proses seseorang berinteraksi dalam satu perkumpulan. Hal ini tidak akan ditemu di dalam kelas yang belajar secara text book. Selain itu jika lingkungan organisasi positif, bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan kemudahan belajar dari teman yang memiliki skill lain nya sehinga terjadi transfer skills yang baik.

Kebanyakan dari mahasiswa yang memiliki pengalaman berorganisasi yang "kaya", akan semakin mehasilkan kualifikasi diri yang tinggi. Itu akan sangat baik untuk bekal dalam dunia nyata di pekerjaan, bisnis, maupun kehidupan pribadi. Dan orang-orang yang dikenali tersebut pada saat nya nanti bisa jadi referensi kita untuk mengambil suatu peluang, bahkan menjadi client atau partner bisnis..thats why Networking adalah Nett Worth.

Sunday, 9 July 2023

IBU TIRI EKTING

 Ada seorang pelakor yang berekting jadi ibu tiri yang baik, padahal penipu besar.


Beberapa hari setelah suami (hasil rebutan) nya baru meninggal, hampir setiap hari jalan dengan dijemput laki-laki lain dengan mobil a.k.a. Pacaran atau TTM (teman tapi mesra).


Lagi hari berkabung sudah dimanfaatkan untuk sebar hasutan negatif untuk merusak nama baik anak-anak tiri. Sibuk cari sumbangan kematian, padahal semua makanan, bahan baku disediakan keluarga almarhumah istri pertama dengan sangat baik. Bilang anak pertama tidak kasih uang, padahal jelas sudah transfer. Intinya modus untuk dapat duit cash receh dari para tamu. Meludah ke sumur sendiri, demi duit-duit receh. 

Padahal dari masa krisis saat korona, anak pertama yg sudah bekerja selalu berusaha sediakan uang biar dapur di kampung ngebul (semua bisa makan).


Banyak menjelek-jelekan tentang anak kedua, padahal anak kedua sangat sayang orang tua. Justru ibu tiri ini banyak gelapkan uang almarhum ayah. Biasa kl maling itu, sblm ketahuan akan fitnah orang lain dulu. Hutang mereka buat bersama, giliran lunasi bilang alm. ayah semua. 


Wajah nya cerah secerah mentari saat asuransi pelunasan agunan sertifikat alm. Ayah sy hampir berhasil. Fyi, sertifikat itu milik alm. Istri pertama suami nya. Mungkin jika berhasil ke tangan nya, entah jadi apa. Semua lenyap, krn dijual atau digadaikan kembali.


Tapi ternyata sertifikat tidak bisa kembali. Krn bank meng-klaim nominal fantastis kepada keluarga jika mau sertifikat krmbali. Padahal gaji anak pertama sangat tidak memadai untuk sekaligus melunasi bahkan sekalipun untuk menyicil tuntutan bank tersebut tidak memadai. Siapa yang berhutang, siapa yang disuruh lunasi.. Kacau

Saat hari H kontrak pencairan hutang itu dibuat & kapan persis nya uang itu cair saja, anak tidak tau menau. Bahkan saat hidup, Alm. ayah tidak pernah kasih tau nominal nya berapa. Cuman dinfokan mereka punya hutang ke bank dengan jumlah yang sangat banyak. Ditanya copy kontrak perjanjian kredit ada atau tidak, mereka tidak simpan. Bagaimana cerita nya, berani berhutang besar tapi tidak care dengan isi perjanjian dalam kontrak (mereka tanda tangan tanpa review & minta copy dokumen).


Di sisi lain, pada masa hidup ayah & ibu tiri.. ada salah satu aset yang tergadaikan tersebut dijual ke tetangga yang nominal nya besar sekitar 450 juta. Dan uang nya sdh mereka habiskan hampir seluruhnya. Total klaim hutang jadi seudah sekitar 750 juta, belum termasuk dalam perjalanan nya mereka berhutang secara individu ke si A, si B, si C, si D, dll yg ditaksir bisa mencapai 150 juta. 


Bayangkan betapa blunder nya masalah yg anak-anak hadapi. Sedih terpukul kehilangan orang tua satu-satu nya, dan sedih stress mengetahui fakta-fakta hutang-hutang tersebut.


Lalu tebak langkah ibu tiri, Dia MINGGAT dari rumah dan hilang kontak, ternyata belakangan ada transaksi ilegal yang ia lakukan & pinjaman berbunga ke berbagai tempat. Sampai saat ini dia masih merahasiakan alamat nya, mungkin di sana harta curian disembunyikan. Dia cmn sesekali akn aktif whats up nya ntk kontek anak tiri kl mau minta uang krn mendesak. 


Begini, kl sudah ludahi sumur maka jangan lagi ngarep ambil air di situ. Sudah minggat, yah minggat aja. 

Dl mungkin gaji anak tiri pertama kecil, anak tiri kedua ngaggur.. tapi tidak ada yg tau jalan rezeki seseorang. 


Jadi yatim piatu memang, tapi keluarga yang menyayangi dengan tulus ALHAMDULILLAH sangat banyak. Dan InsyaAllah rezeki waktu ke waktu semakin banyak, dan pelan-pelan semua hutang alm. Ayah pasti akn tuntas terselesaikan. 


Para duda-duda punya anak, berhati-hatilah, bijak pilih istri untuk jadi orang tua sambung anak-anak mu. Karena ada modus istri muda incar nikah dengan kamu untuk nguras harta. Entah itu harta kamu, harta almarhumah istri tua kamu, atau harta anak-anak kamu. Para suami, apa setelah meninggal - kamu pikir istri muda mu yang sama-sama kamu nikmati uang pencairan bank itu akan bertanggung jawab beresin masalah hutang kamu. Dia hanya akan kabur tanpa tanggung jawab. Sementara arwah mu digantungkan, karena belum bisa lunasi hutang. Satu-satu nya yang akan selamatin kamu atas izin Allah adalah anak-anak mu. Jadi pilihlah selalu anak-anak mu, daripada istri muda mu.   

Tuesday, 20 December 2022

Buyer & Peran nya

Melanjutkan artikel saya sebelum nya di blog ini dengan judul Profesi Buyer, apakah itu?, tentang profesi Buyer. Seperti hal nya diposisi seorang owner yang akan mencari modal barang atau service di bisnis nya dengan biaya termurah & kualitas mumpuni, demikian pula peran yang harus diembang seorang buyer. Mindset "memiliki" bisnis adalah kunci untuk mendeliver peran nya dengan totalitas. Tidak jarang buyer akan menghadapi calon supplier baru yang merendahkan perusahaan tempat buyer tersebut bekerja. Buyer mesti berprilaku sebagai representatif perusahaan yang baik, berdiplomasi dengan calon-calon rekan & membangun company branding dihadapan calon-calon supplier yang mungkin terlihat seperti merendahkan perusahaan buyer.  

Untuk menghadapi suplier yang sudah kenal perusahaan kita (apalagi juga sudah biasa men-supply) pasti akan lebih mudah, dibanding mencari atau menerima kandidat supplier list baru.  Masalah utama di awal biasanya adalah di ekspektasi payment term (kondisi pembayaran) yang diterapkan jika supplier tersebut dibeli produk nya oleh perusahaan buyer. Sebagai buyer, kita mesti upayakan bahwa payment term tersebut adalah setelah barang atau service di deliver. Dan jumlah hari transfer pembayaran tersebut  bergantung dari policy bagian finance. Karena akan relate pada waktu proses kelengkapan berkas, routing approval (tanda tangan berkas), & penjadwalan tranfer dana. Beberapa calon supplier cenderung akan menolak lalu meminta pembayara 100% di awal dengan alasan pembelian pertama. Ini menjadi challange buyer, untuk bernegosiasi agar supplier bisa mengikuti standard payment term perusahaan. Karena secure is the important. Jika supplier bersudut pandang mereka tidak berani memberikan buyer termin karena itu baru pengalaman pertama. Maka sudut pandang yang sama, buyer pun tidak berani memberikan seller cash in advance sebelum pengiriman karena itu baru pengalaman pertama membeli. Ada possiblity bahwa perusahaan & sales tersebut adalah fiktif. 

Maksud saya begini, jika barang seller kirim ke buyer. Fisik barang ada, & bisa dilacak lokasi pengiriman lalu klaim balik jika tidak bersedia di bayar (cancel order). Namun apa yang terjadi jika uang sudah kami kirim ke nomor rekening tertentu & barang belum kami terima?. Lalu seller nya menghilang. Hal yang sangat sulit adalah melacak uang daripada melacak barang, apalagi meng-klaim nya untuk ditransfer kembali. Seseorang salah transfer saja, penerima transfer punya hak untuk menolak dikembalikan apalagi jika supplier tersebut memang scam. Makadari itu peran buyer adalah sangat krusial & penting untuk pertumbungan jangka pendek & jangka panjang dari sebuah perusahaan. 

Jadi secara tidak langsung buyer juga mencari pemodal (dalam hal ini supplier) yang menerima metode payment term sesuai yang diajukan. Dan juga termasuk mereview dokumen kontraktual dari suatu order, untuk menjamin keamanan dari proses pembelian tersebut. Dengan mindet "memiliki", buyer mesti totalitas untuk mencari harga termurah, kualitas yang comply, payment term sesuai, & kontraktual yang aman. Saving budget yang dilakukan oleh buyer dapat perusahaan gunakan untuk dana di departemen lain atau keperulan lain, dan perusahaan pun akan aman dari segala ancaman kalimat kontrak yang menjebak.

Selain itu buyer juga memiliki peran eksteral, saya istilahkan sebagai "dewan penilai yang bijak". Kebijaksanaan dalam memperlakukan kompetisi antara supplier dengan adil. Dewan penilai yang bijak, akan menghindari apa yang disebut setting harga, membocorkan harga kompetitor supplier secara gamblang, merekayasa pemenang, apalagi menerima persen keuntungan dari nominal order yang diberikan kepada pemenang supplier. Karena buyer mesti memiliki standard etika, di mana perusahaan nya adalah tempatnya untuk menyalurkan profesionalisme bukan menjadikan lahan bisnis untuk kepentingan nya. Prilaku tersebut sama saja dengan pencurian dalam badan perusahaan. 

Sekali lagi saya tekankan bahwa buyer memiliki peran yang krusial  & penting yang mesti berintegritas tinggi menjaga kejujuran, sportifitas, dan profesionalisme.


Friday, 25 November 2022

Profesi Buyer, apakah itu?

Buyer yang secara meaning bahasa inggris artinya Pembeli, adalah suatu posisi pekerjaan dalam perusahaan yang melalukan pengadaan untuk perusahaan tersebut, baik untuk digunakan pada proyek atau pun internal perusahaan. Selain nama Buyer, profesi ini juga biasa dikenal dengan istilah Purchasing, Procurement, atau pun SCM.

Biasa nya seoarang buyer akan ditempatkan sesuai fungsi nya bergantung pada organisasi dalam perusahaan tersebut. Contoh nya pada perusahaan tertentu buyer akan masuk dalam Group Departemen Operasional lalu di dalam nya dinamakan Departemen Procurement yang nanti nya akan mengambil pekerjaan proyek-proyek (baik itu proyek dari awal, mau pun untuk operasioal dalam proyek yang sedang berjalan) di perusahaan tersebut. 

Namun pada perusahaan lain nya, bisa jadi buyer akan masuk dalam departemen khusus yakni Procurement jika hanya untuk menangani proyek dari awal. Dan untuk operasional ada departemen khusus lagi, di mana buyer nya hanya khusus menangani operasional aset perusahaan tersebut.  

Buyer memiliki tanggung-jawab untuk melakukan aktifitas pembelian terhadap permintaan kebutuhan barang atau jasa, sampai barang tersebut diterima oleh enduser & pembayaran ke supplier dituntaskan. Seorang buyer akan sangat erat kaitan nya dengan dengan engineer untuk bekerjasama mereview penawaran yang masuk dari para vendor yang berpartisipasi dalam bidding. 

Buyer akan mereview secara kompersif setiap quotation yang masuk, dan mendelegasikan engineer untuk mereview lebih detail untuk aspek spesifikasi teknis dari barang yang ditawarkan. Hasil review engineer akan disimpulkan dengan sentence Acceptable atau Acceptable with Note atau bahkan Not Acceptable. Tentu harapan untuk dari barang yang akan dibeli adalah Acceptable dengan artian sepenuh nya sesuai dengan spesifikasi teknis yang dibutuhkan enduser. Namun ada kala diskusi lebih lanjut bisa dilakukan jika status nya Acceptable with Note, dikarenakan ada nya potensi saving budget signifikan jika membeli produk tersebut. Dalam sesi diskuai lanjutan, Buyer akan terus didampingi oleh engineer untuk menentukan catatan-catatan tambahan yang mesti diikuti oleh vendor agar Acceptable with Note tersebut tidak membuat mereka tereliminasi. Sementara untuk statsu Not Acceptable sudah bisa proses bidding tersebut tidak perlu dilanjutkan ke vendor yang bersangkutan. 

Jika sudah tidak ada issue spesifikasi teknikal, Buyer akan melanjutkan proses klarifikasi komersial. Buyer wajib memberikan ketentuan kontraktual yang diterapkan perusahaan agar vendor-vendor yang berpartisipasi tahu aturan pembelian & bersedia untuk comply terhadap aturan yang dibuat. Diskusi tentu saja bisa alot jika ada vendor yang mau aturan perusahaan nya sendiri yang dipakai atau dimasukan dalam tulisan kontrakrual pembeli. Dalam hal ini Buyer mesti mencermati & mereview aturan yang mereka ajukan atau banding. Karena sebagai Buyer, wajib untuk selalu memastikan perusahaan dalam keadaan sangat aman dari segala potensi masalah ke depan nya.

Dalam proses review itu, sacara nature juga terjadi proses negosiasi. Karena Buyer mesti membuat semua calon supplier (vendor-vendor) terhadap aturan dan kebijakan perusahaan. Semua kesepakatan akan dirangkum secara tertulis dan ditandatangi semua pihak. Apabila urusan aturan sudah selesai & ketentuan komersial juga tidak issue, maka proses negosiasi harga bisa dibuka. Karena negosiasi harga ibarat kita mengikat semua kumpulan barang yang telah dijadikan satu. Jika sudah di-ikat lalu bagian dalam nya masih ada issue, itu artinya secara terpaksa ikatan itu akan berantakan lagi. Maka sangat penting untuk membahas negosiasi harga pada tahap yang terakhir.

Seorang buyer mesti selalu membaca psikologi seller. Apakah dengan ini dia akan begitu, apakah dengan ini dia akan begitu. Mereka punya intent menjual barang dengan profit tertinggi, dan sebaliknya Buyer punya intent dengan membeli barang yang dicari dengan harba termurah (agar perusahaan hemat budget). Maka how to make good deal akan bergantung dari situasi bidding yang terjadi. Sebagaimana banyak ilmu marketing bertebaran untuk memberikan strategi terbaik agar closing order. Buyer juga mesti melengkapi diri nya dengan berbagai strategi agar tepat dalam placing order.

Karena at the of day, orientasi semua perusahaan ada adalah untuk Uang. Bahkan untuk perusahaan baru berkembang, owner nya sendiri yang turun untuk melakulan pembelian, sebegitu penting nya pembelian. Maka dari itu, sebagai perpanjangan tangan dari perusahaan untuk mengeksekusi pembelian, seorang Buyer mesti dengan penuh tanggung-jawab dan profesinalime melaksanakan nya. 



Thursday, 27 October 2022

DATA ON 15.6 MILLION WORKERS ELIGIBLE FOR BSU ARE PROVIDED BY BPJAMSOSTEK

Since September 2022, the Manpower Ministry has received data on the 15.6 million workers who are entitled to receive wage subsidy aid (BSU) countrywide from the State-Owned Social Security Agency (BPJAMSOSTEK), with a focus on accuracy and caution.

During President Joko Widodo's BSU distribution inspection event in Balikpapan, East Kalimantan, on Tuesday, BPJAMSOSTEK's President Director, Anggoro Eko Cahyo, said, "BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) continues (to uphold) its commitment to support the government in achieving the BSU distribution target."

Being an active member of the BPJAMSOSTEK is one of the requirements to receive a BSU in accordance with Manpower Minister Regulation No. 10 of 2022.

Accordingly, this initiative may be thought of as a type of reward from the government to employers who have registered their employees to become members of BPJAMSOSTEK, he added through a statement on Thursday.

Cahyo warned employees to exercise caution while responding to requests for personal information from BPJAMSOSTEK and BSU.

Workers interested in learning if they qualify to get BSU benefits may do so by visiting the official website at bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Workers who are members of BPJAMSOSTEK will be more productive in addition to receiving additional advantages like the BSU because they are covered by five worker social security programs.

These programs can shield participants against the possibility of occupational fatalities and injuries while assuring their successful retirement.

He added that the agency urges all employers to insure their workers against social and economic hazards while consistently reporting the wage amount and fee payment, as indicated by President Joko Widodo (Jokowi).

Employees may be eligible for a follow-up program from the government, such as the BSU, depending on information about their BPJAMSOSTEK membership.

Jokowi advised all employees to make sure they are registered as members of BPJAMSOSTEK when speaking to BSU awardees.

According to Yudi Amrinal, the head of the Jakarta Mangga Dua BPJAMSOSTEK, registering employees for the BPJS Ketenagakerjaan Program is now required of all employers and businesses.

"The main objectives are to give protection and prosperity, not only to meet the regulation mandate."

Tuesday, 25 October 2022

HOUSE SPEAKER CALLS ON GOVERNMENT TO ESTABLISH SEXUAL VIOLENCE TASK FORCE

 Puan Maharani, speaker of the House of Representatives (DPR), has requested the government to set up a task group to stop cases of sexual assault at public facilities.

She made the request in response to a report of suspected sexual assault suffered by a contract worker at a ministry.

"Sexual assaulters must face the harshest penalties possible. Sexual assault offenders (shall) face severe penalties. Additionally, Law Number 12/2022 Concerning the Crime of Sexual Violence (TPKS) is currently in effect "Tuesday, she said.

She added that it is illegal to force rape victims to wed the perpetrators of the rape in accordance with the TPKS Law. The degree of punishment for offenders who are the victims' superiors at work is also governed by the TPKS Law, she added.

The TPKS Law, which governs both prevention and the recovery, processing, and resolution of sexual violence cases, is in line with the Anti-Sexual Violence Task Force, she said.

She claims that in addition to managing case settlement, the task force may lead the charge in preventing sexual abuse in government facilities.

The House Speaker stated that in order to help victims recover from trauma, systemic regulations and mental support must also be offered.

She emphasized that in order to ensure that all of the victim's rights are upheld, linked parties must help victims with their recovery and give legal support.

Additionally, she urged sexual assault victims to speak out because many of them feel helpless and ashamed to disclose the sexual assault they have endured.

She added that victims of sexual assault need not be concerned about or scared to report their experiences since they will be safeguarded, even with regard to the privacy of their identities.

Saturday, 22 October 2022

TO PREVENT KIDNEY FAILURE, PARENTS SHOULD WATCH HOW THEIR KIDS URINATE



Mohammad Syahril, a spokesman for the Health Ministry, encouraged parents to monitor their children's frequency and volume of urination to prevent acute renal failure.

The quantity and frequency of urination are indicators of kidney failure. Normally, 12 times per day, then a little suddenly, then even less frequently, "Syahril made this observation on Saturday in Jakarta during an online discussion titled "The Mystery of Acute Kidney Failure."

According to Syahril, kidney diseases that impair the kidneys' ability to operate as the body's metabolic hub and to eliminate urine as a metabolic waste are the first signs of acute renal failure. Acute renal failure could result from kidney diseases that persisted and caused a decrease in urine frequency.

That resulted in numerous fatalities. According to the most recent ministry data, 133 children died from acute renal failure and 69 children underwent dialysis to recover from kidney failure. The large increase in cases was highly suspected to be caused by children's syrup medications that included levels of ethylene glycol and diethylene glycol over the threshold.

"Of the 11 instances that we examined, seven cases had ethylene glycol and diethylene glycol testing results that were positive, indicating that these substances were certainly harmful to consume. Five medications with these substances have been approved by the National Agency of Drug and Food Control (BPOM)," Syahril said.

The Ministry of Health has not been able to determine the cause of the cases despite the fact that ethylene glycol and diethylene glycol are responsible for the majority of instances of acute renal failure in children.

Friday, 21 October 2022

BUMN INTERNATIONAL SUMMIT EMPHASIZES COMMITMENT TO ENERGY TRANSITION

 

An international conference was conducted by the State-Owned Enterprises (BUMN) Ministry to reaffirm the BUMN commitment to assisting with the energy transition, putting energy sustainability principles into practice in the future, and preserving the economy.

According to a communiqué received in Jakarta on Thursday, the "BUMN International Conference: Driving Sustainable and Inclusive Growth" took place at the Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, on Monday (October 17, 2022).

Luhut Binsar Pandjaitan, the Coordinating Minister for Maritime Affairs and Investment, Erick Thohir, the Minister of BUMN, as well as the boards of directors of other state-owned businesses, all attended the ceremony. Ma'ruf Amin, the vice president, spoke by video at the occasion.

Pandjaitan praised the significant function of BUMN in Indonesia in his address. He claims that government-owned businesses have made significant contributions in a variety of areas, including the economy, the health sector, and particularly during the COVID-19 pandemic.

He added that Indonesia has undergone a number of changes that call for BUMN's assistance. State-owned businesses thus play two key roles: they create value and promote development.

In every region of the nation, state-owned businesses are supposed to offer the commodities and services that the entire population need.

According to Pertamina President Director Nicke Widyawati, the major topic of conversation at the international conference was the issue of energy transition.

She stated that Pertamina is one of the BUMN that is very committed to implementing the energy transition and that Pertamina has made a number of actions to help this.

According to her, Pertamina aspires to be a well-known, leading global energy firm with a solid reputation for being socially conscious, environmentally conscious, and operating with good corporate governance.

In order to promote business sustainability in the future, Widyawati continued, "Pertamina has committed to implementing the environmental, sustainability, and governance (ESG) framework in all lines of the company's operations.

Sunday, 9 October 2022

PENGALAMAN PERTAMA KALI BELI ASURANSI KESEHATAN SWASTA UNTUK PRIBADI

Tahun 2022 ini, setelah pertimbangan panjang akhirnya aku memutuskan untuk membudgetkan & membeli asuransi kesehatan swasta. Seperti yang kita ketahui, setiap warga negara Alhamdulillah sudah memegang asuransi kesehatan BPJS nya masing-masing - begitu pun saya & keluarga kecil kami. Namun kali ini, saya rasa sudah afford untuk membeli asuransi kesehatan tambahan swasta. Alasan utama nya tentu untuk mitigasi resiko pada biaya-biaya kesehatan yang semisal pada suatu kondisi & lain hal BPJS tidak bisa dipakai. 

Karena seperti testimoni yang banyak beredar, jumlah peserta nya peserta BPJS membuat antrian untuk mendapatkan fasilitas kesehatan bisa sangat panjang. Dan tidak semua rumah sakit bisa menggunakan asuransi kesehatan BPJS tersebut juga. Saya sudah mencari informasi asuransi-asuransi swasta "raksasa" di Indonesia. Di karena profesi saya adalah buyer, saya berpegang bahwa trade record & credibilitas adalah langkah awal kita dalam membeli suatu produk atau pun jasa. Hal ini yang saya terapkan pada shortlisted awal asuransi-asuransi kesehatan swasta yang bertebaran di Indonesia.

Perhatian nya terfokus pada 2 asuransi besar yang menurut saya akan bisa diandalkan untuk jangka panjang, yaitu:

  1. ALLIANZ
  2. MANULIFE
Declaimer bahwa pandangan saya tersebut tidak dengan maksud menjelekan penyedia jasa lain nya. Karena ini hanya pandangan & analisis pribadi saya saja, silahkan menentukan dengan pandangan masing-masing. Karena semua pengambilan keputusan, kembali ke masing-masing individu. 
Dari shortlisted asuransi awal saya ini, saya pun berkunjung ke website resmi asuransi tersebut & mencari kontak agen yang bisa saya hubungi. Syukurlah kedua nya memiliki website yang user friendly, maka tidak memakan banyak waktu akhirnya saya pun bisa terkoneksi dengan agen asuransi tersebut (resmi). In parallel saya mengumpulkan data-data terkait asuransi tersebut yang beredar di website & blogspot. Hal ini untuk memperkaya wawasan umum & pandangan saya. Karena saya ingin menilai masing-masing asuransi ini secara komperensif & objektif.
Termasuk saya juga mencatat temuan-temuan (jika ada) yang menjadi concern saya untuk saya tanyakan pada sesi diskusi dengan agen.

(to be contunued..)

Friday, 13 May 2022

Baru Invest Tanah 5 Bulan, Aset Naik Jadi 3x Lipat

5 Bulan lalu, saya di-PHK oleh kantor & di bekali beberapa jumlah uang. Tidak banyak, namun Alhamdulillah bisa untuk memenuhi beberapa kebutuhan. Dan sisa dari pengeluaran kebutuhan itu masih ada 20 Juta. Saya bingung, mau diapakan uang sisa ini. Kalau ditabung berupa uang, saya prediksi akan gampang "menguap" nya. Yang ujung nya entah ke mana uang di rekening akan habis juga. Ya maklum, saya selalu berfikir keluar ini keluar itu penting jadi malah lupa kalau dana itu akan berguna di masa depan - bukan masa sekarang. Ada 2 pilihan paling cocok dalam benak saya, tanah atau tidak emas. Kalau tanah, apakah uang segitu cukup. Kalau emas, bisa sih. Tapi harga emas kan lagi tinggi, kayak nya engga bijak kalau saya beli di saat harga nya tinggi. Dan kebetulan saya juga sudah punya lumayan jumlah aset dalam bentuk emas. 

Saya berusaha mencari tanah yang masuk budget segitu di kampung kelahiran saya, Sorong (Papua Barat). Ketemulah saya pada suatu info, ternyata ada tanah yang lokasi nya di daerah berkembang di sorong namanya aimas. Dan pasaran tanah termurah di sana untuk satu kavling butuh 50 juta. Kurang dong dana saya yang masih 20 juta. Tapi saya ga mau tahan uang panas ini berupa cash aja lama-lama. Karena sifat dana cash yang menurut saya gampang "menguap". 

Kebetulan ada kakak kandung (almh.) mama saya yang sedang menjual tanah nya, beliau punya banyak tanah dengan beragam tipe & harga. Salah satu tanah nya ada di dalam perumahan, lokasi nya cukup strategis. Pasaran nya 1 kavling 50 juta. Saya pun coba berkonsultasi dengan adek kandung (almh.) mama saya (karena saya akrab sama beliau), apakah mungkin saya bisa negosiasi ke tante saya yang lagi jualan tanah tersebut untuk saya beli 1/2 kavling nya saja. Karena dana sisa pesangon saya ada 20 juta & lebih mudah untuk menggenapkan 25 juta. Saya mau punya tanah pertama, sekaligus buat kenang-kenangan dari perusahaan tersebut anggaplah. 

Beliau menyarankan saya untuk lengkapi dana nya jadi 50 juta jika mau membeli tanah tante tersebut. Karena tidak bisa dipecah. Namun beliau Alhamdulillah malah menawarkan tanah nya saja yang saya beli sesuai budget tersebut. Karena posisi tanah adek nya mama ini, bersebelahan dengan tanah 1 kavling yang saya maksud. Dia mengerti niat saya bagus membeli tanah, agar uang tidak habis sia-sia. Alhamdulillah saya dikasih juga tanah 1/2 kavling, sesuai budget saya 25 juta. Pikir saya tanah 110-an m2 juga bisa kok dibangung rumah nyaman, yang penting dekat dengan keluarga besar. Kalau pun belum mau ditempati, bisa dikontrakan atau disewakan. 

Okay, deal lah saya dengan angka 25 Juta tersebut. Alhamdulillah dapat luas tanah sekitar 110-an m2, yang belakangan ditambahin sama bibi jadi 170-an m2. Saya berencana akan membangun rumah tingkat minimalis untuk size tersebut. Buat tempat kami tinggal saat berkunjung ke Sorong pada masa libur panjang. Saat lagi tidak di Sorong, bisa di-sewakan ke mahasiswi-mahasiswi di sekitar situ yang datang dari luar daerah untuk berkulah di UNIMUDA. Universitas swasta terbesar di Papua Barat yang terletak di sekitar situ.

Jadi saat ini tanah seharga 25 juta tersebut di-buy back, dan saya diarahkan untuk beli ke kakak nya which is dengan harga sama namun dapat 1 kavling full. Letak lokasi nya pun lebih dekat lagi ke universitas (UNIMUDA) yang saya target tersebut. Letak tanah lokasi baru ini ada di satu lorong samping UNIMUDA, dan ada 3 saudara juga yang punya tanah di kawasan tersebut. Jadi Alhamdulillah saya juga masih tetap bisa punya lokasi yang tetanggaan dengan saudara-saudara sendiri. Untuk 1 kavling tanah di situ, harga pasaran nya adalah 75 juta. Jadi uang 25 juta yang saya investasikan sudah tumbuh 300% hanya dalam 5 bulan. Alhamdulillah, so big deals banget. 

Uang yang kita investasikan di tanah bisa naik berkali lipat, tanpa diduga. Memang bukan aset yang sangat cair, tapi jika ada uang mu yang tidak urgent buat dipake. Mending dibelikan tanah, jangan ditabung saja. Karena kalau ditabung akan sangat rentan untuk dibelanjakan buat ini-itu yang akhir nya ga jadi aset apa-apa. Tetapi kalau dibelikan tanah, tanah itu ke depan nya bisa dibangun property pribadi atau mungkin bisa juga untuk capital gain dengan diperjual-belikan di kemudian hari saat harga nya menarik. Fyi ada salah satu tante saya yang beli tanah murah seharga 50 juta - bentuk nya hanya kayak ladang biasa - tapi tanpa diduga 9 bulan kemudian dibeli orang dengan harga 250 juta (500% kenaikan).

Menarikan?, semoga meng-inspirasi untuk terus berinvestasi tanah. 

Thursday, 5 May 2022

TERNYATA DIA JODOH KU #GarisCinta

"Kita tidak ngga pernah tau, kapan dan siapa cinta sejati kita.. karena dalam ketidak sengajaan, kita dipertemukan oleh garis cinta.. dan itu, dia" - kutipan dari video lagu Garis Cinta by Rizky Febian

Mei 2019 adalah bulan yang sangat indah, karena pada saat itu Allah mengizinkan aku untuk dapat berkunjung ke tanah suci. Ke tempat terindah di muka bumi ini, Alhamdulillah. Di sana, aku bersungguh-sungguh meminta agar Allah mensegerakan aku bersatu dengan jodoh ku. Entah siapa pun itu yang terbaik menurut Nya. 

Rangkaian ibadah yang tidak ku sia-siakan, meski hanya sekedar untuk shopping. Ya karena waktu di sana sangat singkat, aku ga mau menyia-nyiakan untuk beraktifitas yang tidak urgent. Selain kebahagiaan dalam beribadah, aku juga merasa refresh & lebih percaya diri. Sepulang dari tanah suci, tidak lama kemudian bulan Ramadhan. Dengan doa yang tiada putus, & tiada menyerah atas rahmat dan kasih sayang Rabb ku. Aku membutuhkan jodoh, dan aku percaya Allah akan menghadirkan nya segera. Tidak lama berselang dari usai Ramadhan, ada seorang pria yang di profile picture nya cakep, berkulit terang, & botak mengechat ku. Dia menyapa & memperkenalkan diri, juga tentu nya mengajak ku berkenalan. Dia sangat to the point untuk maksud apa dia ingin berkenalan dengan ku, singkat nya dia harap bisa memperistri aku. 

Antara percaya dan tidak percaya, karena baru hitungan hari kami berkenalan pria ini sudah memberikan kejelasan. Aku percaya ini adalah jawaban dari do'a ku kepada Allah di tanah suci yang langsung dibayar kontan tidak lama dari kepulangan ke Indonesia. Tidak hanya itu, aku juga langsung diperkenalkan dengan kedua orang tua nya pria ini. Mungkin pandangan dia, daripada menjalin relationship lalu nanti orang tua ujung-ujung nya tidak merestui maka mending dapat lampu hijau dulu dari mama nya. Jadi diperkenalkanlah aku dengan orang tua nya di rumah mereka, & disajikan makan siang buatan mama nya juga saat itu. Alhamdulillah, perkenalan dengan orang tua suami yang sudah lama tinggal dan menetap di Jakarta berjalan lancar. Beliau merestui dan bahkan mendukung kami.  

Aku yang sedari awal sudah menginformasikan setiap update ke Bapak ku (almarhum) pun mendapatkan response baik dari beliau. Dengan mengucapkan bismillah, kami coba jalani proses pekenalan singkat itu. Dan bapak ku pun mesti membuat keputusan penting melepaskan anak nya diperistri oleh pria yang belum pernah ia kenal sebelumnya & tinggal jauh dari hometown kami di Sorong. Secara financial saat itu aku jujur ga ada persiapan, hanya ada sedikit tabuhan lebih dari Rp 10 juta (karena satu dan lain hal). Untung nya semua biaya pernikahan disetujui 100% ditanggung oleh calon suami, plus diberi mahar puluhan gram emas, & seserahan. Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah, dihadirkan pria jelas & "mampu".

Itu lah jodoh, hadir nya bisa jadi kejutan. Saat sudah menjalin perkenalan lebih jauh dalam konteks suami-istri, ternyata suami aku ini banyak match nya sama semua yang aku mau. Dulu aku pernah ngebathin, pingin suami mancung.. "eh Alhamdulillah dapat suami mancung", pingin kayak gini-pingin kayak gitu.."eh Alhamdulillah banyak match nya". Tentu saja tidak ada manusia sempurna, begitu pun dengan pasangan ku. Namun untuk itu lah kami bersinergi untuk saling membahagiakan & menjalankan ibadah seumur hidup ini, yaitu pernikahan. Alhamdulillah saat ini hari-hari kami semakin dimeriahi oleh kehadiran anak kami, Cut Aisha Balqis. Nama yang kami berikan sebagai doa bahwa dia adalah wanita spesial, Wanita bangsawan yang cantik jelita lagi cerdas (layak nya Ummahat kita Aisha r.a.) dan memiliki tahta powerfull yang membuat nya disegani oleh sekitar nya (layak nya Ratu Balqis). 

Finally, ternyata pria tak dikenal yang dulu mengechat ku untuk minta berkenalan & to the point serius untuk memperistri adalah jodoh ku. Alhamdulillah, masyaAllah, Tabarakallah 💗  

Monday, 14 March 2022

Cara Aman Agar Terhindar dari Investasi atau Trading Online Bodong

 Kenapa sih kasus investasi bodong terus menjamur di Indonesia?

Jawabannya sederhana: karena masih banyak orang yang percaya ada cara cepat untuk kaya tanpa harus punya ilmunya. Pemikiran itu membuat mereka jadi mudah terbuai dengan janji manis ala investasi bodong.

Tapi di sisi lain, ilmu investasi memang bukan hal mudah yang bisa dipelajari dalam waktu singkat. Hal itu akhirnya membuat banyak orang jadi serba salah. Ingin investasi sendiri tapi tidak punya ilmunya, ingin pakai manajer investasi tapi takutnya kena tipu!

Manajer investasi atau aplikasi investasi penipu itu memang benar ada, tapi bukan berarti semua aplikasi investasi adalah aplikasi penipu. Menggunakan jasa manajer investasi tetap salah satu pilihan terbaik untuk Anda yang masih awam untuk urusan investasi. Jika Anda belum punya cukup banyak uang untuk investasi bisa coba ikut reksa dana di mana uang Anda akan digabungkan dengan uang milik investor lain dan akan dikelola secara kolektif oleh manajer investasi yang sudah ahli di bidangnya. 

Ada beberapa Tips untuk terhindar dari investasi (trading) bodong:
  1. Jangan tergiur aplikasi atau robot trading yang menjanjikan keuntungan cepat dengan resiko rendah. Aplikasi legal tidak akan pernah menjanjikan keuntungan apapun.
  2. Cek langsung ke website OJK apakah pengembang aplikasi tersebut sudah berada di bawah pengawasan OJK.
  3. Pastikan manajer investasi yang terlibat sudah diseleksi dengan ketat serta sudah memiliki izin resmi dari OJK & Bappepti.
Demikian tips cara aman agar terhindar dari investasi atau pun trading online bodong.

Sumber: Riffa Sancati



Sunday, 13 March 2022

Inggris akan Beri Uang Rp 6,5 Juta Per-Bulan bagi Warga yang Mau Menampung Pengungsi Ukraina dari Invasi Rusia

Pemerintah Inggris akan mendanai warga nya yang bersedia menampung pengungsi dari Ukrania.

Dilansir Reuters, Inggris membuat skema penerimaan pengungsi yang disebut 'Homes for Ukraine', di mana para korban invasi Rusia ini bebas datang ke UK untuk tinggal. Pemerintah akan memberikan uang 350 pond (Rp 6,5 Juta) per bulan bagi warga yang mau menampung mereka atau menawarkan propertinya untuk jangka waktu minimal enam bulan.

Perdana Menteri Boris Johnson berusaha menggambarkan Inggris sebagai pemimpin respon global terhadap invasi Rusia. Di sisi lain, pemerintahannya juga menghadapi kritik atas keterlambatan dalam menerima para pengungsi. Anggota parlemen dari semua partai politik utama, mengecam kebijakan pemerintah yang mengharuskan warga Ukraina mencari visa dan tes biometrik sebelum tiba di Inggris.

Aturan ini dinilai memprioritaskan birokrasi dibanding kesejahteraan pengungsi. Di bawah skema baru, masyarakat, badan amal, bisnis, dan kelompok masyarakat dapat menawarkan akomodasi melalui situs web pada akhir minggu depan, kata pemerintah pada Minggu (13/3/2022). "Inggris berdiri di belakang Ukraina di saat-saat tergelap mereka dan publik Inggris memahami perlunya menyelamatkan sebanyak mungkin orang secepat mungkin," kata Michael Gove, Menteri Perumahan, dalam sebuah pernyataan.

 "Saya mendesak orang-orang di seluruh negeri untuk bergabung dalam upaya nasional dan menawarkan dukungan kepada teman-teman Ukraina kita.

 "Bersama-sama kita dapat memberikan rumah yang aman bagi mereka yang sangat membutuhkannya."

 Siapa pun yang menawarkan kamar atau rumah, harus menunjukkan bahwa akomodasi tersebut memenuhi standar dan mereka mungkin harus menjalani pemeriksaan catatan kriminal. Jumlah pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina bisa meningkat menjadi lebih dari 4 juta, dua kali lipat dari perkiraan saat ini sekitar 2 juta, kata Badan Pengungsi PBB pekan lalu

 - Rusia mengancam akan menembaki pengiriman senjata ke Ukraina, dengan mengatakan konvoi dengan senjata asing dapat dianggap sebagai "target yang sah."

 - AS akan mengirim bantuan militer mencakup anti-armor, sistem anti-pesawat, dan senjata ringan.

 - Kota Kharkhiv, Mariupol, Mykolaiv, Dnipro, Chernihiv dan Sumy berada di bawah serangan gencar Rusia dan pasukan invasi telah memperluas serangan mereka di Ukraina ke barat.

- Tujuh warga sipil, termasuk wanita dan seorang anak dilaporkan dibunuh pasukan Rusia ketika mencoba melarikan diri dari Desa Peremoga, di wilayah Kyiv, menurut Kementerian Pertahanan Ukraina.

 - Sebanyak 12.729 warga Ukraina berhasil dievakuasi pada Sabtu.

 - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan pasukan Rusia bahwa mereka menghadapi pertempuran habis-habisan jika mencoba menduduki ibukota Kyiv.

 - Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan Rusia mungkin menggunakan senjata kimia setelah invasinya ke Ukraina, dan langkah seperti itu akan menjadi kejahatan perang, menurut sebuah wawancara di surat kabar Jerman Welt am Sonntag.

 - Presiden Zelenskyy menilai Rusia sedang mencoba untuk menciptakan "republik semu" baru di Ukraina untuk memecah negaranya.


Sumber: Tribunnews

 

 


Monday, 17 May 2021

Lebaran Idul Fitri 1442 H (2021) Lembaran Baru

4 hari lalu tepatnya tanggal 13 May 2021 adalah hari raya idul fitri yang seluruh umat islam nantikan. Alhamdulillah aku bisa mencapai nya dengan tuntas 30 hari berpuasa. Ini rekor banget, karena biasa nya pasti kepotong haid dengan durasi haid ku yang belasan itu. Sampe teler deh, bayar utang puasanya. Dan tahun lalu aku sedang hamil muda baby Aisha jadi sempat setengah bulan ga bisa berpuasa. Tahun ini rekor karena ku bisa full puasa meskipun lagi menyusui baby Aisha. Alhamdulillah semangat, karena liat ada seorang influenzer di IG juga pernah menyusui aman-aman saja. Dengan pedoman, malam saat breakpuasa mesti minum yang banyak, makan yang banyak, dan sahur dengan porsi yang cukup. Alhamdulillah, Allah lancarkan dan tetap bisa aktif bekerja sambil mengasuh anak bayi saat puasa. 

Puasa padat dengan nyusuin Aisha. Karena mungkin ASI aku encer, menurut orang karena ibu menyusui tidak makan minum. Jadi bayi mesti menyedot lebih lama untuk mendapatkan kuantitas ASI yang mencukupi kebutuhan nya. Aku nikmati saja proses nya. Bismillah, InsyaAllah bagian dari ibadah juga. Apalagi di usia Aisha yang udah 6 bulan, dia makin lengket dan mau nya kemana-mana digendong. Jadi energi ku semakin banyak terkuras, dan semakin lemas. Setiap hari puasa, aku berdoa dalam hati semoga aku ga pingsan aja. Supaya bisa tetap ibadah puasa sambil melaksanakan kewajiban-kewajiban menjadi seorang ibu & karyawati WFH secara bersamaan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.

Belakangan ini aku sedang ngurus pengadaan kuba untuk masjid yang sedang didirikan di kampung halaman ayah ku (Ende, NTT). Kuba yang kami pesan, adalah kuba dengan spesifikasi bagus. InsyaAllah ini akan jadi kuba yang sangat indah & awet. Dan uang pelunasan kuba rencananya mau dari uang pribadi keluarga kami yang sudah kami siapkan, hanya tinggal dibayarkan. Uang itu untuk sementara waktu aku taruh di rekening saudara ku. Namun karena kecerobohan saudara ku, justru dia mentransfer seluruh isi rekeningnya senilai 25 juta ke penipu. Yang mana di dalam nya ada nominal uang kuba ini & selebihnya uang pribadi aku. Kabar tidak enak ini, baru aku tau pada H-1 lebaran. Hancur hati ku, hari lebaran yang kusambut dengan bahagia menuntaskan puasa penuh juga ku sambut dengan tangisan sedih karena kehilangan uang (yang mesti dibayarkan bulan depan). 

Aku berharap ada jalan keluar dari masalah ku, aku berharap uang 25 juta itu masih rezeki kami. Aku berharap kuba untuk Masjid Hayyala'shalah di kampung ku ende masih tetap bisa terbangun sesuai schedule. 



https://kitabisa.com/bantubangunmasjidpedalamanntt?utm_source=socialsharing_campaigner_ios_e321db0b22a0f7f0f900f256d236e31c&utm_medium=CampaignPage_nativeshare&utm_campaign=Campaign


Tuesday, 12 January 2021

CARA PENGURUSAN BPJS UNTUK BIAYA MELAHIRKAN

    Buah hati adalah anugrah istimewa dari Allah. Di tahun pertama (tahun 2020) pernikahan ku dengan suami, Alhamdulillah 3 bulan kemudian aku berhasil hamil. Kondisi keuangan belum stabil karena beberapa faktor sehingga akan sangat menolong bagi kami untuk dapat menggunakan klaim asuransi kesehatan BPJS untuk mengcover biaya melahirkan aku. Meskipun kami tetap mempersiapkan dana cash untuk "budget jaga-jaga" in case asuransi BPJS tidak bisa digunakan. Karena dari pengalaman orang-orang ada faktor-faktor yang membuat fasilitas melahiran dengan BPJS menjadi tidak bisa digunakan, seperti faktor kebijakan rumah sakit, ketersediaan slot pasien saat dibutuhkan, dll. 

Berikut ini langkah-langkah yang kami lakukan dalam rangka pengurusan asuransi BPJS untuk biaya melahirkan,

 

1. Survey Rumah Sakit
Karena waktu melahirkan umumnya tidak bisa diprediksi tepatnya hari apa & jam berapa, maka di saat awal kehamilan kami mencari pilihan nama-nama rumah sakit yang ada di sekitar rumah (atau setidaknya mudah diakses). Dari daftar nama rumah sakit tersebut, kami berupaya mencari testimoni dari kerabat/teman yang yang mungkin pernah menggunakan rumah sakit tersebut untuk bersalin. Selain testimoni langsung dari pengguna yang dikenal, kami juga mencari beragam informasi testimoni yang ada di dunia internet (blog, social media, dll) atau pun google review. 
Saat itu hasil analisis kami mengerucut pada RSIA. Bunda Aliya di Jakarta Timur dengan alasan lokasi dekat dari rumah dan sudah ada testimoni positif dari temansuami yang istrinya melahirkan di RSIA ini. Kami pun mencoba berkunjung ke dokter SPOG nya untuk pemeriksaan awal kehamilan, sekaligus mensurvey apakah rumah sakit ini bekerja sama dengan BPJS atau tidak. Dari hasil survey ini, kami menyimpulkan sementara beberapa hal yakni:
  • Benar RSIA ini bekerja sama dengan asuransi BPJS. Namun syarat & ketentuan berlaku yang harus dikonfirmasi ke pihak BPJS langsung. 
  • Status BPJS calon pasien mesti terdaftar di faskes 1 Pondok Kelapa. Karena setiap faskes 1 mempunyai jaringan rumah sakit yang berbeda-beda di setiap kawasannya. Di case ini, faskes 1 aku masih di Klinik Pratama Cilandak (Jakarta Selatan). Untuk bisa terdaftar di faskes 1 Pondok Kelapa, kami mesti melakukan update data di BPJS. 
  • Suami "kurang sreg" dengan dokter spesialis yang waktu itu kami datangi sehingga dipertemuan berikut nya kami mengganti dokter spesialis nya tapi tetap di rumah sakit itu juga. Karena kegiatan kontrol kehamilan akan dilakukan selama masa kehamilan, maka mendapatkan dokter yang menurut pasangan nyaman juga suatu langkah bijak. Alhamdulillah di kunjungan ke dokter spesialis yang kedua, suami setuju seterusnya "menggunakan dokter yang ini saja".
 
 
2. Cek Status BPJS
Dari langkah pertama, seperti yang aku highlight bahwa faskes 1 aku masih di Klinik Pratama Cilandak (Jakarta Selatan). Untuk bisa terdaftar di faskes 1 Pondok Kelapa, kami mesti melakukan update data di BPJS. Maka aku pun mencari informasi ke faskes 1 awal aku di Klinik Pratama Cilandak (Jakarta Selatan) & mencoba menelpon BPJS admin, berikut informasi yang aku dapatkan:
  • Klinik Pratama Cilandak menginformasikan bahwa jika yakin akan merubah data faskes 1 maka bisa melakukan nya di BPJS (aplikasi JKN atau via telphone (021) 421-2938).
  • .Jika sudah melakukan perubahan data (pengupdate-an) maka data faskes disistem akan terupdate di setiap tanggal 1 bulan berikut nya. 
  • Data faskes 1 yang sudah diubah tidak dapat diganti lagi sebelum mencapai 3 bulan. Setelah itu data bisa diganti lagi, begitu pun seterusnya.
  • KTP domisi dari daerah mana pun tidak masalah, yang diperlukan hanya merubah data faskes 1 di sistem sesuai rumah sakit yang diinginkan.

Informasi di atas sangat berharga bagi aku saat itu. Karena meski tinggal di jakarta, KTP aku masih tertera di Sorong, Papua Barat. Jadi aku tidak perlu mengubah KTP sama sekali untuk berpindah faskes 1. Dan ternyata cara mengubah data faskes 1 juga sangat mudah, yakni dengan melakukan nya di aplikasi JKN saja. Dengan perubahan data yang dilakukan, akan muncul notifikasi jika faskes 1 yang baru telah aktif dan tampil kartu digital baru yang faskes 1 nya sudah sesuai dengan yang diinginkan. Lalu bagaimana cara mencetak kartu nya?, jawabannya tidak perlu dicetak dalam bentuk kartu. Hanya diprint biasa dikertas itu sudah valid. Caranya mudah, tinggal klik icon amplop dan kartu digital tersebut akan dikirimkan ke alamat email kita untuk diprint biasa.

Di karenakan aku bekerja di jakarta selatan, maka saat awal kehamilan aku belum merubah data faskes 1 ke pondok kelapa. Agar jika dari kantor ingin berkunjung ke rumah sakit di sekitar situ masih mudah. H-3 atau 4 bulan sebelum kelahiran baru kami mengganti faskes 1 di aplikasi JKN. 

 

3. Komunikasikan dengan Pihak Terkait

Setelah faskes 1 aku sudah sesuai, kami mengkomunikasikan pada pihak-pihak terkait yaitu dokter SPOG, Admin BPJS di RSIA. Bunda Aliya, dan Bidan di faskes 1 yang baru. 3 pihak ini sangat penting untuk berkoordinasi.

Kami mulai menkomunikasi dengan dokter SPOG pada saat aku hamil 6 bulan, kalau tidak salah ingat. Saat itu karena kehamilan masih 6 bulan, dokter belum bisa memutuskan bagaimana kondisi melahirkan yang akan dilakukan-apakah normal atau sesar. Kami mungkin akan mendapatkan feedback dari dokter pada H-3 minggu dari HPL (Hari Perkiraan Lahir).

Dan kami juga mengkomunikasikan pada Admin BPJS di RSIA. Bunda Aliya terkait rencana ini. Lalu mereka menyarankan untuk mendapatkan rekomendasi dari dokter SPOG untuk diteruskan ke bidan di faskes 1 Pondok Kelapa. Karena kehamilan normal dari asuransi BPJS dilakukan di puskesmas faskes 1, sementara saat dibutuhkan sesar in urgent akan diteruskan oleh RSIA. Bunda Aliya. Dalam rencana kami, jika keputusan dokter melahirkan secara normal maka kami akan bayar pribadi ke RSIA. Bunda Aliya. Namun jika sesar maka kami akan menggunakan asuransi BPJS ke RSIA. Bunda Aliya. Jadi intinya, kami tetap berencana melahirkan di RSIA. Bunda Aliya - tidak di puskesmas. 

Selanjutkan kami pun memulai komunikasi dengan bidan di faskes 1 Pondok Kelapa. Insight yang kami dapatkan bahwa surat rujukan tidak dapat diberikan jika tidak ada permintaan dokter SPOG. Dan belakangan kami paham bahwa, puskesmas tidak memiliki peranan untuk berhasil diklaim nya BPJS. Karena itu adalah keputusan rumah sakit (dokter SPOG) apakah bersedia memberikan approval untuk asuransi BPJS nya. Karena dokter SPOG yang lebih tahu kondisi kelahiran nya on the spot. Apalagi aku sudah kontrol selama kehamilan selalu di dokter yang sama dengan biaya pribadi.

Dan kuncinya ada pada saat menjelang melahirkan, saat itu sekitar H-3 minggu dari HPL (Hari Perkiraan Lahir). Dokter sudah melihat apakah bisa dipastikan melahirkan akan normal, atau bingung, atau bahkan dipastikan sesar. Di case aku, dokternya bingung apakah ini bisa normal atau bagaimana. Karena janin ku saat itu lehernya terlilit double meskipun posisi nya sudah cukup ke bawah. Maka untuk menetapkan HPL pastinya, kami menunggu progress dari tanda-tanda melahirkan aku. Kalau pun normal, akan ada kemungkinan yang cukup besar juga saat persalinan normal itu untuk tiba-tiba berganti menjadi sesar. Dan kalau demikian tentu tidak efisien untuk melahirkan di puskesmas, lalu buru-buru dengan mobil ke RSIA untuk melahirkan sesar. Alhamdulillah, dokter kami pun bilang kalau ini nanti jadinya sesar. InsyaAllah akan dibantu pembayarannya dengan asuransi BPJS. Jadi kami tidak perlu urus surat rujukan ke faskes 1 lagi, langsung pihak rumah sakit yang tangani pengurusan BPJS nya. 

 

 

    Dekian langkah-langkah (cara) yang kami lakukan di atas untuk pengurusan BPJS untuk biaya melahirkan. Alhamdulillah ikhtiar kami berhasil, biaya lahiran dicover oleh BPJS. Dan bukan hanya ibu melahirkan, bayi yang dilahirkan pun ditangani dengan fasilitas BPJS baik dari persalinan sampai pasca persalinan. In total biaya melahirkan bayi pertama kami ini Alhamdulillah hanya  Rp 230,000; saja, dengan rincian Rp 70,000; untuk administrasi & Rp 160,000; untuk hasil lab test bilirubin pada bayi kami. Selebihnya semuanya GRATIS (biaya dicover oleh asuransi BPJS). Dengan rezeki ini, Alhamdulillah uang budget melahirkan sebelumnya masih tertabung dan bisa digunakan untuk keperluan keluarga kami lain nya.






Thursday, 9 July 2020

Hamil di Masa Corona

Akhir bulan febuari adalah masa yang akan selalu teringat di memori. Karena masa itu momen nya aku & suami dapat kejutan kehamilan anak pertama kami. Fyi, di bulan ini corona sudah menjadi pemberitaan di Indonesia.
2 hari berlalu, aku penasaran kenapa belum haid lagi yah. Padahal aku tipe wanita yang haid nya sangat teratur atau lebih cepat dari biasanya, kalau pun tanggal nya kegeser lebih lama-paling cuman sehari. Sebenarnya tangan sudah gatal pengen test pack. Cuman takut kecewa karena 3 kali berturut-turut di bulan sebelumnya test pack hasil nya negative. 
Sebenarnya kami terhitung penganten anyar saat itu, baru 05 Oktober 2019 menikah. Tiap bulan setelah menikah, aku selalu test pack, saking exitednya pengen hamil & punya keturunan. Bukan karena ditanyain teman-teman "Udah isi belum?", tapi karena dari dulu sudah suka anak kecil & sudah merindukan punya anak sendiri. Back to the story, aku pun nunggu lagi kondisi telat haid nya (sekitar 5 hari) untuk meyakinkan hati buat test pack. "Kali ini kalau sampe negative lagi, hancur hati ku"-gumam ku dalam hati. Pada saat itu feeling ku, seperti ada sesuatu yang ngegantung di bagian entah rahim entah bagian mana. Seolah-olah sesuatu yang menggantung itu kayak mau jatuh, tapi ga jatuh. Aku pikir mungkin saja mau haid, cuman karena kurang gerak. Makanya haid nya ketahan dan bikin efek rasa kayak ngegantung begini. Tapi di sisi lain aku juga berharap semoga ini hamil, karena faktanya aku memang telat datang bulan. Cuman tanda-tanda kehamilan seperti yang aku tau pada dari google, seperti mual, lemas, kram perut, bercak merah muda, & sejenisnya itu tidak ada. Aku pun berusaha netral, berharap tapi berpasrah. Sampai tiba saat nya hari itu, aku beli 1 pc test pack hanya 1 pc. Dan dengan hati-hati melakukan proses nya, "MasyaAllah 2 garis merah!". Aku gemeteran, speechless, bersyukur, & langsung teriak panggil-panggil suami untuk ke tempat ku segera. "Mas-Mas, ke sini mas!, mas-mas ke sini!", udah kayak ada darurat tingkat tinggi. Suami ku datang dan aku pun nunjukin serta sampaikan hasil test pack ku ke dia. Dia speechless tapi tidak percaya, sampai nanya ulang emang benar cara baca test pack nya kayak gitu. Aku mengerti dia agak trauma karena pernah salah sangka dikiranya aku hamil dari bulan kedua kami menikah. Saat itu dia sampai udah cerita sana-sini, happy banget. Dan ternyata hasil test packnya negative, bahkan sampai aku cek berkali-kali pun negative. Itu sedih banget sih. Jadi di moment ini, kami tidak langsung kabari sana-sini. Bahkan orang tua ku juga tidak ku kabari dulu. Sampai kami datang ke dokter spesialis kandungan & beliau merespon baik test pack positive itu. Tapi kami diinfokan mesti datang lagi ke sana di bulan maret karena kantung kandungan nya belum kelihatan. Dan di akhir maret kami datang lagi, Alhamdulillah hasilnya dokter merekonfirmasi bahwa aku hamil dengan usia kandungan 5 weeks (sebulan lebih 1 minggu). Aku & suami speechless, terharu, dan sangat bahagia sekali dengan anugrah dari Allah SWT ini.
Hanya selang beberapa hari setelah pengecheckan kehamilan itu, kantor kami resmi memberlakukan WFH (Working From Home) dengan gelombang pertama adalah bagi yang sedang hamil/ memiliki penyakit tertentu. Aku masuk kategori yang sedang hamil sehingga Alhamdulillah aku sudah dapat izin WFH yang sangat memudahkan aktifitas ku. Sangat memudahkan, karena tampat tinggal ke kantor ku cukup jauh. Biasanya aku naik kendaraan umum. Dan itu mesti 4 kali ganti kendaraan, butuh banyak jalan gerak & dempet sana-sini. Saat WFH aktifitas pergi-pulang kantor dieliminasi membuat waktu lebih efisien, budget transportasi juga bisa dialihkan, energi bisa simpan, & resiko terpapar dari orang-orang unidentified di public transportation juga bisa sangat berkurang. Bangung pagi aku sarapan, lalu mulai isi absen dan trade record kesehatan pagi hari, dan mengemail rencana kegiatan harian. Aktifitas pun bisa dilakukan dengan fleksibel karena berorientasi pada hasil. Dan hari-hari ditutup isi absen check out, lalu mengemail report hari itu ke atasan. 
Saat hamil, aku tidak lagi ke rumah sakit buat konsultasi bulanan. Akan tetapi secara mandiri mempelajari kondisi kehamilan dari youtube, dan tau kapan saat nya urgently perlu pergi ke rumah sakit ibu & anak. Kenapa?karena menurut penjabaran dokter SPOG yang aku tonton, corona itu lebih berbahaya daripada tidak konsul ke dokter seperti biasa nya. Dan seberapa cepat & masive nya penularan di rumah sakit itu tidak ada yang tau. Makanya jika tidak ada keperluan urgent untuk ke rumah sakit, sebaik nya jangan ke rumah sakit. Tanda utama ibu hamil (yang belum mendekati masa kelahiran) mesti ke rumah sakit di masa corona adalah jika terjadi pendarahan atau bercak. Jika semua nya relatif baik-baik saja seperti kondisi hamil pada umum nya, maka ibu hamil tidak perlu ke rumah sakit. InsyaAllah Aman.
Namun kodisi menjadi serba sulit saat WFH sudah tidak diberlakukan. Tepatnya mulai di akhir bulan juni ini. Aku mesti berangkat kerja dengan opsi public transporatation yang "semengikuti-mengikuti protocol" nya juga tetap saja kurang kondusif. Karena ya perlu dimaklumi bahwa jumlah karywan di jakarta ini sangat banyak, sementara jumlah armada masih terbatas. Sedangkan setiap orang tentu perlu masuk kerja ontime sehingga "apapun dilakoni". Kalau bagi orang yang tidak hamil tentu tidak terlalu masalah. Tapi bagaimana untuk ibu hamil?. Tentu aku tidak mau gambling, jadi bagaimana pun cara nya mesti cari pilihan dengan ikhtiar yang paling secure. Suami pun membantu dengan mengantar jemput dengan kendaraan pribadi, dan belakangan aku akhirnya mengekos di belakang kantor saat weekdays-agar cukup dengan berjalan kaki bisa tetap masuk kantor. Dan weekend, suami menjemput untuk pulang ke rumah, begitu pun seterusnya. InsyaAllah.
Dan hari ini adalah hari ke empat aku ngekos di daerah belakang kantor. Sedih si, karena jauh dari suami tapi bersyukur karena bisa mengupayakan perlindungan terbaik bagi anak ku di kandungan. Semoga kita semua aman dari wabah corona ini. Terutama para bumil karyawati di masa ini, tetap semangat. Semoga Allah lindungi kita & anak kita selau.. Amin Ya Rabbal Alamin..

Monday, 6 July 2020

Corona (COVID-19) di Indonesia

Di akhir 2019, virus menular mulai mewabahi daratan china dan sekitar nya. Berita nya mulai merebak di saat tahun baru china di negara tersebut. Di banjiri dengan beragam video viral di media sosial seperti masyarakat china yang runtuh meninggal di jalan, atau video kondisi rumah sakit yang kewalahan dalam menangani pasien corona. Hal ini menimbulkan kekhawatiran juga untuk beberapa masyarakat negara-negara lain. Kuatir jika the worse case, wabah tersebut menjalar ke negara-negara lain nya. Terkhususnya negara ini, Indonesia. 
Saat beritanya belum banyak di TV Nasional, suami saya sudah aktif sekali mencari informasi dari media sosial, dll. Dan dia sudah menyuruh saya bersiaga dengan mulai wajib pakai masker ketika tempat publik, apalagi saya bekerja menggunakan transportasi umum. Setidaknya untuk sampai kantor, saya mesti bertukar moda transoprtasi sebanyak 4 kali. Yang salah satu moda nya adalah Busway Transjabodetabek. Kondisinya sangat tidak kondusif di saat jam pulang kantor, atau jika berangkat kerja sedikit dari lewat jam biasanya. Karena jarak antar penumpang cukup berdesakan, dan kami bisa diberikan tempat duduk di mana pun (seperti di lantai bus, di tangga bus). Mayoritas orang tentu masih tidak menggunakan masker, dan ada yang bersin sesuka hati nya (tanpa menutup mulut, atau mengalihkan arah wajah) meski ada orang lain tepat didepan wajahnya. Maka saya yang awalnya juga tidak suka pakai masker saat dalam perjalanan karena merasakan "pengap" akhirnya memutuskan untuk harus memakai masker (mengikuti nasehat suami juga). 
Saat itu masker masih banyak di mana-mana. Saya pilih beli masker hijab yang kualitasnya paling baik, toh harganya cuman Rp 6000 - Rp 8000 isi 5 pcs. Dan saya sudah sangat aware dengan kebersihan tangan saya, salah satu nya dengan selalu membawa handsanitizer ke mana-mana. Saat itu semua harga masih normal. Meskipun bagi orang seperti saya yang sebelumnya tidak memprioroitaskan masker, rasanya tetap saja "eman" atau mahal. Pikir saya, "ngapain make buang-buang uang padahal orang-orang ga ada yang make tuh". 
Ya saya tetap jalani. Karena setelah dipikir-pikir dengan meningkatkan kehigienisan, kalau pun bukan dalam rangka corona setidaknya saya bisa terhindar dari virus influenza juga. Ribet bangetkan karena lagi kena influenza, meler-meler ingusan buat performa kerja menurun. Masuk ke 2020, corona semakin memarah di china dan negara-negara tetangga nya. Namun berita yang ada di TV Nasional kebanyakan messagenya meng-undervaluekan virus corona ini. Dan bahkan beberapa pejabat justru dengan jumawa mensosialisasikan bahwa Indonesia ini anti corona. Bahkan beberapa study ilmiah  di USA (bahwa sudah ada setidaknya 8 orang dari negara sebesar Indonesia yang sebenarnya sudah terkena coron), pun ditolak tanpa kebijaksanaan untuk mengcroscheck hal tersebut di masyarakat. Dan paling ter-epic nya, saat ada seorang gubernur yang "di-bully" oleh beberapa pejabat. Karena gubernur tersebut, memberikan himbauan ke pada masyarakat nya untuk waspada karena corona bisa saja sudah masuk ke Indonesia (berdasarkan parameter-parameter yang sudah dikaji). 
Tentu saja saya di kantor belum pakai masker, karena akan aneh. Jika tanpa alasan, saya pakai masker sampai ke ruang meeting. Jadi saya hanya pakai masker saat di public transportation & di lingkungan yang sangat padat selain kantor. Hemat saya, "ya lebih baik safety daripada sorry". Dua hari kemudian Presiden RI mengumumkan/merekonfirmasi bahwa benar Corona sudah masuk Indonesia. Seketika semua orang pakain masker, bahkan kantor menyediakan masker untuk karyawan-karyawan nya selama bekerja. 
Harga masker pun melambung, bukan 2 kali lipat tapi berkali-kali lipat. How amazing khan.. Dan tentunya pejabat-pejabat yang dulu nyinyirin gubernur, di hati nya tahan malu dulu meremehkan pernyataan beliau. Banyak orang ketakutan sampai panic buying kebutuhan pokok. Dan juga parno kalau dengar ada orang batuk atau bersin. Bahkan saya sendiri suka parno kalau badan agak sedikit anget. Karena kalau ditarik ke belakang, aktifitas saya yang menggunakan transportasi umum sampai 4 kali bertukar dalam satu perjalanan itu bisa saja berpeluang bertemu orang dengan corona randomly-Wallahu'alam. Di tambah di beberapa hari terakhir saya sempat susah bernafas saat di dalam busway. Tapi karena saya memang ada riwayat sinusitis, dugaan saya saat itu karena hidung saya mampet ditambah kondisi sedang hamil muda yang mungkin saja membuat nafas terasa berat. Ya meski Alhamdulillah sudah dikonfirmasi dokter bahwa itu adalah kondisi kehamilan, bukan karena penyakit atau virus. Tapi namanya sebagai manusia biasa, saya tetap saja parno. Saya kuatir kalau saya pulang bawa virus juga untuk orang-orang rumah, terutama suami saya  & anak saya di dalam kandungan.
Waktu berjalan, meski corona membumi di Jakarta, tapi semua orang terlihat saling bekerja sama untuk memerangi cobaan wabah ini. Hal itu terlihat dengan pemandangan setiap orang yang sudah menggunakan masker di jalan-jalan bahkan sampai di dalam kantor & swalayan. Dan juga begitu banyak akses untuk cuci tangan, ada banyak keran & sabun di sekitar mana pun. Saya paham bahwa cobaan ini untuk dilalui dengan ikhtiar maksimal & doa maksimal agar wabah ini diangkat. Saya rindu shalat di dalam masjid, saat ramadhan kemaren saya sangat rindu sampai tak kuasa menahan tangis karena ingin shalat, itikaf di masjid, & shalat hari raya. Harapan terbesar saya, kalau pun corona masih ada di Indonesia.. semoga masjid-masjid boleh digunakan kembali. Alhamdulillah sekarang masjid-masjid sudah dibukan kembali. Dan masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan kondisi yang telah disesuaikan. 
Karena jiwa juga butuh makan & suplemen. Makanan dan suplemen nya itu adalah ibadah. Saat jiwa lemah, raga pun akan lemah. Jadi kalau shalat-shalat berjamaah sudah bisa diaktifkan kembali, saya merasa hidup sudah cukup normal kembali. Jiwa lebih bugar, raga pun lebih bugar. Bedanya sekarang kemana-mana mesti siap peralatan shalat atau sekalian saja berpakainya yang proper agar langsung di pakai shalat. Itu tidak merepotkan sama sekali. Karena dari aktifitas ibadah ini, kami bisa semakin banyak meminta kepada Rabb agar wabah ini diagkat dari bumi Indonesia. 
Dalam masa corona ini, semua muslimah di Indonesia sedang "praktikum" memakai cadar dalam keseharian. MasyaAllah. Saat masa WFH kemaren, semua karyawan di Indonesia sedang dikasih "liburan spesial" karena sepanjang hari bisa melihat orang-orang tersayang. Dan sebagai seorang muslim, kita juga sedang "mengimplementasikan" perintah menjaga kebersihan dalam islam. Islam ga ada wabah pun, kita cuci tangan-cuci kaki minimal 5 kali sehari (dalam wudhu). Di islam, ga ada wabah pun kita memang disuruh makan makanan yang halal & toyib. Halal adalah segala objek atau kegiatan yang diizinkan untuk digunakan atau dilaksanakan, dalam agama Islam. Contoh segala daging-dagingan halal, tentunya bukan daging kalilawar apalagi katak. Dan Toyib dengan makna baik untuk kesehatan/tubuh. Antara halal-toyib ditengahi kata "dan" bukan "atau". MasyaAllah khan.. sudah halal, toyib pula. 
Semoga cobaan ini segara usai di Indonesia & seluruh dunia. Semoga Allah ampuni dosa kita, dan selamatkan kita dari wabah ini. Amin

Thursday, 25 June 2020

Hutang & Berhutang

Everybody have their own believe about "debt". Ada yang prinsipnya 100% say no to hutang. Ada juga yang bisa berhutang dengan beragam tolak ukur terlebih dahulu. Atau bahkan ada juga orang yang hobi berhutang, iya "hobi berhutang". Orang yang hobi berhutang cenderung punya sifat basic seorang yang tidak pernah merasa cukup. Sebenarnya sifat basic ini baik untuk dijadikan motivasi dalam bekerja, tapi bukan untuk berhutang yah. Sayang nya sifat "tidak pernah merasa cukup" ini diiringi dengan sifat tidak sabaran sehingga terjabaklah ia dalam lingkaran hutang.

Syukur, sabar, kerja keras, & do'a memang harus jalan beriringan. Tanpa syukur, orang akan tidak bisa bersabar. Tanpa sabar, orang akan malas bekerja keras. Jika kerja keras (atau ikhtiar) saja tidak ada, bagaimana mau do'a cepat terkabul.

Sayang nya ada trend di masyarakat kalau seseorang berhutang kepada rekan/saudara nya, yang lebih galak justru yang minjam hutang. Dan tidak bertanggung jawab untuk segera melunasi hutang nya. Dan kebalikan nya, jika mereka pinjam hutang nya bank, mereka akan berikhtiar semaksimal mungkin sampai gali lupang - tutup lubang ke orang sekitar nya. Sungguh miris, justru sama bank saat ditagih memelas dan sama  orang yang meminjamkan uang tanpa bunga yaitu ke rekan/saudara nya saat ditagih malah galak. That's we called "Tidak tahu berterimakasih".

Mindset nya mesti dibalik, justru kalau sama bank tidak perlu selebay itu. Karena kalau pun pembayaran terundur, mereka sudah dapat untung dari bunga. Bahkan kalau penghutang gagal bayar, mereka sudah punya asuransi untuk menggantikan sejumlah uang yang sudah mereka berikan ke nasabah. Belum lagi bank yang memberikan pinjaman dengan agunan juga punya jaminan berupa harta berharga penghutang, yang hasil jualnya sebagian akan mereka ambil untuk pelunasan & sebagian dikembalikan ke penghutang.

Berbeda dengan bank, pemberi hutang secara konvensional (atau mari kita sebut Hutang Lunak) baik itu dari rekan/saudara memberikan hutang dengan niat membantu tanpa bunga apalagi agunan. Modal nya adalah kepercayaan. Harusnya jauh lebih penting menjaga kepercayaan orang yang dengan baik hati memberikan pinjaman tanpa bunga dengan bertanggung jawab mengembalikan sesuai janji (dan kejelasan) & dengan sopan tentunya. "Bukan situ pinjam, situ janji, situ ditagih, eh situ malah galak". Kalau ketemu dengan orang kayak begitu, sebaiknya black list dia dari daftar orang yang akan diberikan pinjaman lagi. Satu kali dia berbuat, maka selamanya dia akan mengulangi. Karena kepribadian seseorang akan paling tercermin dari bagaimana seseorang berurusan dengan uang. Jika skala juta tidak bisa dipercaya, jangan harapkan keajaiban akan terjadi jika diberi kepercayaan skala puluh juta apalagi ratus juta. No way!.

Makadari itu sebelum berhutang pikirkanlah matang-matang berpuluh kali kalau perlu, apakah sanggup bertanggung jawab untuk mengembalikan. Kalau sanggup, untuk jangka waktu berapa lama?, apakah uang itu benar-benar dibutuhkan urgently? atau kah sebenarnya bisa diundur dengan menabung sendiri dulu?. Ya tanyakan lah sebanyak mungkin ke diri sendiri.

Hal-hal emegency yang masuk akal untuk berhutang adalah terkait keselamatan, misalnya berobat, kelahiran, pendidikan, atau bahan makan pokok. Jangan jadikan hal emergency untuk dapatkan pinjaman berlebih yang sebenar diluar yang dibutuhkan. Kebutuhan nya di cuman puluhan atau ratus juta, tapi pinjam sampai 1 Milyar. Itu bodoh finanacial nama nya.

Apakah modal usaha buruk dengan menggunakan hutang?. Jawaban nya tergantung. Jika sudah ada kontrak/ jaminan pembelian dari usaha tersebut, itu mungkin baik. Namun jika sebuah usaha yang masih spekulatif, baru ikut bidding atau baru buka toko atau baru buka brand, menurut saya itu akan memperburuk keadaan. Untuk hal-hal yang masih spekulatif, lebih baik untuk mencari modal dengan sistem bagi hasil. Jadi carilah orang-orang yang punya cash dan mau istilahnya mengambil saham dari bisnis yang sedang dirintis. Dengan begitu secara tidak langsung itu seperti hutang lunak, tidak ada bunga. Dan bisa didiskusikan jika bisnis ada kendala atau belum profit.

Lalu kalau sudah terlanjur punya hutang dan terlilit hutang bagaimana?. Simple, tau memulai berarti mesti bertanggung jawab mengakhiri. Ikhlaskan apa yang kamu miliki untuk menebus hutang mu, jangan pakai aset orang lain (pencuri/ perampok namanya itu). Kalau hutang nya dengan bank, coba pakai alternatif jalur negosiasi (sewa pengacara) agar dilepaskan dari beban bunga. Jika beruntung harta agunan tidak perlu sampai dilepaskan. Dan satu yang paling penting adalah JANGAN KEBIASAAN HUTANG LAGI!. That's it.